Berita Utama
Sabtu, 29 April 2006, 17:15:39 WIB
Penangkapan Teroris di Wonosobo
Presiden Sampaikan Terimakasih pada Polisi
Kuwait : Di tengah-tengah kunjungannya ke Kuwait, Sabtu (29/4) siang waktu setempat, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menanggapi kasus ditembaknya dua orang teroris di Wonosobo, Jawa Tengah. "Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Kepolisian RI, yang telah melaksanakan tugas sebaik-baiknya," kata SBY kepada wartawan Indonesia yang mengikuti kunjungan kenegaraan ke beberapa negara di kawasan Timur Tengah.Penjelasan kepada wartawan diberikan di Istana Kerajaan Bayan, Kuwait, dua jam setelah Presiden dan romabongan mendarat di Kuwait, dari Arab Saudi. Sabtu 29/4) subuh, dua orang teroris berhasil ditangkap polisi, dan dua lainnya tewas dalam sebuah operasi penangkapan di desa Binangun, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Presiden minta agar penangkapan ini dijelaskan sejelas jelasnya kepada masyarakat, terutama masyarakat Wonosobo dan Jawa Tengah.”Sebab operasi ini betul –betul dilakukan untuk mencari mereka-mereka yang menuruit investigasi kita diduga telah melakukan serangkaian terorisme, atau kejahatan di negeri kita. Untuk itu saya minta warga Wonosobo agar dapat tenang, karena tidak ada kegiatan apapun untuk menggangu mereka semua, kecuali memang operasi yang terarah untuk mencari mereka yang terlibat terorisme diwaktu yang lalu,” kata Presiden.
Presiden juga minta agar proses penegakan hukumnya dilaksanakan secara cermat dan teliti. “Sekali lagi jangan menimbulkan persoalan –persoalan apapun, karena ini semata – mata operasi penegakan hukum yang harus kita tegakkan. Dan pada saatnya nanti, perlu dijelaskan kepada rakyat untuk waspada dan hati-hati, karena barangkali penduduk setempat tidak tahu bahwa mereka-mereka selama ini dicari pihak kepolisian. Mungkin mereka selama ini dianggap baik-baik saja“ kata Presiden SBY.
Presiden juga berharap, para teroris ini akan semakin kecil ruang geraknya untuk melakukan kegiatannya yang jelas merugikan kepentingan semua. “Dan tentunya kita berharap akan makin banyak lagi saudara – saudara yang dapat kita cegah dari kegiatan – kegiatan yang hanya merugikan kita sendiri, serta merugikan kepentingan bangsa dan negara,“ kata Presiden. (win)



