Berita Utama

Di KBRI Amman

Presiden Dialog dengan Warga Indonesia

Amman: Sebagaimana yang selalu dilakukan setiap berkunjung ke suatu negara, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selalu menyempatkan diri bertemu dan berdialog dengan warga Indonesia yang berada di negara itu. Demikian pula ketika berada di Amman, Yordania, Presiden dan Ibu negara juga bertemu dengan masyarakat Indonesia di Yordania. Acara yang berlangsung di Wisma Duta, Rabu (3/4) dihadiri sekitar 150 orang yang terdiri dari staf Kedutaan Besar Indonesia, mahasiswa dan tenaga kerja Indonesia.

Turut mendampingi Presiden antara lain Menlu Hassan Wirajuda, Mendag Mari E.Pangestu, Utusan Khusus Presiden untuk Timu Tengah Alwi Shihab, Juru Bicara Kepresidenan Dino patti Djalal dan Andi Mallarangeng, dan Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Politik Yenny Wahid.

Dalam pertemuan yang berlangsung sangat akrab ini, Presiden menceritakan situasi terakhir di Indonesia sehingga masyarakat Indonesia yang jarang pulang ke Indonesia dapat melepas rindu. Presiden SBY menjelaskan juga hasil pertemuannya dengan Raja Yordania, Abdullah II serta pertemuan bilateral kedua negara.

Jumlah masyarakat Indonesia di Yordania yang tercatat di KBRI sekitar 2 ribu orang, sebagian besar bekerja sebagai PRT (pembantu rumah tangga). Jumlah keluarga KBRI sebanyak 34 keluarga, sedang mahasiswa berjumlah sekitar 30 orang. Selain itu banyak juga masyarakat Indonesia yang beristerikan atau bersuamikan warga negara Yordania, datang ke KBRI untuk bertemu dan berdialog dengan Presiden.

Kepada para mahasiswa yang berada di Yordania, Presiden berpesan agar terus menimba ilmu dengan baik, dan kelak bila telah selesai agar kembali ke Indonesia karena negara sangat membutuhkan pemikiran mereka. “Saya dan menteri-menteri akan mundur pada saatnya nantinya, sehingga tampuk kepemimpinan akan berganti dan bergantung pada generasi muda,” kata Presiden. (osa)