Berita Utama

Penyelesaian Masalah Mantan Presiden Soeharto

Presiden Dengarkan Pendapat Pimpinan Lembaga Tinggi Negara

Presiden SBY pimpin rapat konsultasi dengan  pimpinan Lembaga Tinggi Negara, Rabu (10/5) malam. (foto: haryanto/presidensby.info)
Presiden SBY pimpin rapat konsultasi dengan pimpinan Lembaga Tinggi Negara, Rabu (10/5) malam. (foto: haryanto/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Rabu (10/5) malam mendengarkan pendapat dan pandangan dari beberapa pemimpin Lembaga Tinggi Negara, tentang penyelesaian masalah mantan Presiden Soeharto. Rapat yang juga dihadiri Wapres Jusuf Kalla dan beberapa menteri itu dimulai pukul 21.30 hingga 23.45 Wib, di kantor kepresidenan. Beberapa pimpinan Lembaga Tinggi Negara yang hadir diantaranya Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Ketua DPD Ginanjar Kartasasmita, Ketua DPR R.I Agung Laksono dan Ketua MA Bagir Manan

Menko Polhukam Widodo AS, kepada wartawan usai pertemuan pukul 23.50 mengatakan, "Dalam pertemuan tadi, para pimpinan lembaga yang hadir telah menyampaikan pandangan-pandangannya dengan tinjauan dari berbagai aspek. Dari rangkuman pandangan-pandangan itu, sebenarnya dapat digambarkan satu ruang untuk penyelesaian masalah mantan Presiden Suharto ini dengan pendekatan politis, hukum, kemanusiaan, kesehatan dan moral," katanya.

"Kemudian kontruksi dari penyelesaian masalah ini juga melihat preseden – preseden sejarah, bagaimana perlakuan kepada Bung Karno dulu, Pak Harto kepada Bung Karno. Kemudian juga bagaimana pemerintah sekarang ini kepada Pak Harto, dan sebagainya." Tentu, lanjutnya, Kontruksi solusi ini juga mendengarkan pandangan, pendapat dan emosi masyarakat.

"Untuk itu, dalam waktu satu hari ini kita harapkan kelengkapan – kelengkapan dokumen yang ada dapat kita kumpulkan, seperti dokumen peradilan, hasil terakhir pemeriksaan kesehatan, dokumen penyerahan yayasan kepada negara, dan sebagainya. Kemudian dari kelengkapan dokumen itu, kita akan merumuskan bagaimana kontruksi solusi dari permasalahan mantan Presiden Suharto secara menyeluruh," jelas Widodo.

Beberapa menteri lain yang hadir dalam rapat konsultasi, selain Widodo adalah Mensesneg Yusril Ihza Mahendra, Menkumham Hamid Awaluddin, Jaksa Agung A.Rachman Saleh, Panglima TNI Marsekal Djoko Soeyanto, Kapolri Jenderal Sutanto. (win)