Berita Utama

Dikumpulkan Selama 35 Tahun

Perpus Cikeas Miliki 13 Ribu Buku

Jakarta: Dalam acara HUT ke-26 Perpustakaan Nasional hari rabu (17/5), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan bahwa koleksi buku-bukunya yang tertata rapi di perpustakaan rumah pribadinya nya di Cikeas berjumlah lebih dari tiga belas ribu buku. Buku sebanyak itu dikumpulkannya sejak 35 tahun yang lalu.

Koleksi buku-buku itu dikumpulkannya sejak masih menjadi taruna hingga menjadi presiden. Jumlah buku-buku itu belum termasuk buku yang hilang ataupun rusak, karena pada saat masih menjadi prajurit TNI, SBY sering berpindah tempat karena tugas.

Membaca dan mengoleksi buku telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. “Ditengah-tengah kesibukan saya sebagai Kepala Negara, saya selalu berupaya meluangkan waktu untuk membaca buku dan menyempatkan mengunjungi perpustakaan,” kata Presiden SBY.

Karena banyaknya buku yang dimiliki, Presiden SBY menginginkan agar buku - buku tersebut dapat dikelola dengan baik, sehingga lebih terawat, dan memudahkan dalam proses pencarian ketika membutuhkan buku tertentu. Sebab buku - buku tersebut menjadi salah satu referensi penting pekerjaannya. Oleh karena itu pada bulan Januari 2006 yang lalu, Presiden mengundang Kepala Perpustakaan Nasional Dady P.Rachmananta dan timnya untuk membantu menata dan mengelola perpustakaan pribadinya tersebut.

Presiden SBY berharap suatu hari nanti perpustakaan pribadinya itu dapat diakses untuk masyarakat luas. Harapan Presiden SBY untuk mendirikan perpustakaan pribadi yang juga dapat diakses publik itu adalah pengalamannya saat mengunjungi beberapa negara. Di Amerika Serikat misalnya, beberapa presiden 'mewariskan' perpustakaan pribadi yang dapat diakses publik. (osa)