Berita Utama
Selasa, 23 Mei 2006, 13:30:01 WIB
Di Mataram
Presiden Buka Raker I APPSI
Mataram : Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa (23/5) di Mataram, Nusa Tenggara Barat, membuka Rapat Kerja I APPSI (Asosiasi Pemerintahan Propinsi Seluruh Indonesia) tahun 2006. Presiden SBY tiba di Hotel Grand Legi Mataram pukul 11.00 WIT, disambut Gubernur NTB Lalu Serinata dan Ketua Umum APPSI Sutiyoso yang juga Gubernur DKI Jakarta. Tampak beberapa Menteri yang mendampingi Presiden diantaranya, Mendagri M.Ma’ruf, Menkominfo Sofian Djalil, Menhub Hatta Radjasa dan Seskab Sudi Silalahi.Dalam sambutannya Presiden SBY mengatakan, APPSI bukanlah panggung politik, tapi panggung untuk mengefektifkan manajemen pemerintah di daerah yang sangat penting. Karena meskipun kebijakan di pusat bagus, undang-undangnya bagus dan kebijakan sektoral bagus, tetapi kalau semuanya tidak terwujud di daerah, maka tidak ada artinya, karena rakyat menghendaki apa yang dapat diwujudkan di seluruh Indonesia,” kata Presiden SBY.
“Dalam konteks itulah, saya memberikan apresiasi terselenggaranya rapat kerja I APPSI ini, dan penghargaan saya atas berbagai pikiran yang dikedepankan kepada pemerintah. Sesungguhnya tidak boleh ada dikotomi antara pemerintah pusat, pemerintahan nasional, pemerintahan provinsi, kabupaten maupun kota. Kita satu rumah, satu atap sebenarnya. Dengan demikian persoalan apapun yang dihadapi akan dapat kita carikan solusinya,” ujar Kepala Negara.
Lebih jauh Presiden SBY mengatakan “ Saya selaku kepala pemerintahan yang sedang mengemban amanah sekarang ini, di kanan saya ada para menteri yang mengembangkan kebijakan sektoral, dan di kiri saya adalah para gubernur yang mengembangkan kebijakan-kebijakan regional atau kedaerahan. Dan ini harus satu dan sinergis, sehingga apa yang direncanakan dengan baik, dapat diwujudkan pula dengan baik d ilapangan, atau di daerah- daerah di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, saya menganggap pentingnya kedua wilayah ini, Sektoral dan Regional," kata Presiden SBY.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso selaku Ketua APPSI melaporkan kepada Presiden SBY adanya lima 5 point yang menjadi perhatian para gubernur. "Pertama mengenai pelabuhan dan monopoli Pelindo, kedua soal pertanahan, ketiga penanaman modal, keempat pengaturan frekewensi radio, dan terakhir mengenai kebijakan propinsi kepulauan," kata Sutiyoso.
Usai memberi sambutan, Presiden SBY memukul gong sebagai tanda dibukanya Raker pertama APPSI yang dihadiri seluruh Gubernur se Indonesia.(nnf)



