Berita Utama

Gempa Yogyakarta

Presiden Intruksikan Para Menteri Perkuat Proses Tanggap Darurat

Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan para menteri dan pejabat terkait untuk segera memperkuat berbagai macam proses tanggap darurat, penyelamatan dan evakuasi untuk para korban gemap di Yogyakarta. Presiden juga berpesan kepada Gubernur Yogyakarta Sultan Hamengku Buwono X untuk terus berkomunikasi kepada masyarakat karena ada isu yang berkembang bahwa gempa di Yogyakarta akan disusul oleh tsunami, kata Juru Bicara Presiden, Andi Mallarangeng, Sabtu (27/5).

"Ini perlu dijelaskan dengan benar, karena sampai sekarang ini menurut Badan Meteorologi dan Geofisika tidak ada indikasi tsunami. Dan Bapak Purnomo juga sudah melaporkan hal ini kepada Presiden. Karena itu masyarakat tidak perlu panik tapi tetap berjaga-jaga," kata Juru Bicara Kepresiden Andi Mallarangeng di Kantor Presiden hari Sabtu (27/5) pagi.

Sesaat setelah gempa di Yogyakarta pagi tadi, menteri ESDM, Menteri Perhubungan dan Menteri Sosial langsung melaporkan berbagai kerusakan-kerusakan dan korban jiwa yang sudah berhasil diidentifikasi kepada Presiden SBY." Tentu saja belum banyak yang bisa diidentifikasi, tetapi dari beberapa hal yang bisa diidentifikasikan adalah Bandara di Yogyakarta yang retak di ujung landasan sehingga penerbangan untuk sementara dialihkan ke Solo, dan juga beberapa daerah Selatan yang cukup parah," tambah Andi.

Presiden SBY mengungkapkan keprihatinannya terhadap musibah gempa yangyang mengguncang Yogyakarta dan sekitarnya itu. Presiden telah berkomunikasi langsung dengan Gubernur Yogyakarta dan berpesan agar seluruh kekuatan dan sumber daya yang ada di Yogyakarta dikerahkan untuk melakukan evakuasi, identifikasi, penyelamatan maupun juga penanganan bagi mereka yang terluka. Presiden juga memerintahkan para menteri terkait untuk segera merapat ke Yogyakarta dengan membawa barbagai macam bantuan yang dibutuhkan di sana. Kepada Panglima TNI, Presiden menginstruksikan untuk segera memperkuat berbagai macam proses tanggap darurat, penyelamatan, evakuasi dan sebagainya.

Hari Minggu (28/5) seusai menghadiri acara di Ponorogo, Presiden SBY akan langsung bertolak menuju Yogyakarta untuk menengok dan melihat situasi di sana. "Mungkin rombongan Presiden akan berangkat pada siang atau sore hari melalui Solo, karena Bandara Yogyakarta masih tertutup," kata Andi. Presiden SBY terus mengikuti perkembangan situasi di Yogyakarta dari waktu ke waktu. (osa)