Berita Utama

Presiden di Yogyakarta

Alihkan Penanggulangan Gunung Merapi ke Penanganan Korban Gempa

Presiden SBY, Ibu Ani dan korban gempa, Sabtu (27/5). (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY, Ibu Ani dan korban gempa, Sabtu (27/5). (foto: abror/presidensby.info)
Solo: Pesawat kepresidenan yang membawa Presiden SBY dan Ibu Negara beserta beberapa menteri, Sabtu (27/5) sore mendarat di bandara Adi Sumarmo, Solo. Dari bandara, Presiden dan rombongan langsung menuju ke Yogyakjarta, untuk menjenguk korban gempa yang mengguncang Yogyakarta dan sekitarnya, Sabtu pagi.

Dalam perjalanan, Presiden singgah di Klaten, yang juga kehilangan banyak warganya akibat gempa. Dari Klaten, Presiden dan rombongan menuju ke Kabupaten Bantul, Provinsi DI Yogyakarta. Di Posko Satkorlak yang didirikan di halaman depan rumah dinas Bupati Bantul, Presiden memberi arahan dan instruksi agar semua memprioritaskan evakuasi dan perawatan korban gempa di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah.

Persiapan yang sebelumnya diperuntukkan bagi penanggulangan meletusnya Gunung Merapi agar dialihkan ke penanggulangan gempa Yogyakarta, yang menurut data terakhir telah menelan korban lebih dari 2.700 orang meninggal dunia.

Presiden juga meminta agar diintensifkan fungsi fasilitas kesehatan, terutama rumah sakit dan obat-obatan serta ketersediaan paramedis. Pihak terkait juga diminta untuk memastikan fungsi infrastruktur agar berjalan sebagaimana mestinya, seperti listrik dan peralatan komunikasi. Kepada Panglima TNI, Presiden memberi instruksi agar TNI juga terlibat dalam proses penanggulangan bencana ini. Untuk terus memantau proses rehabilitasi pasca gempa, Presidxen menegaskan untuk beberapa hari ke depan akan berkantor di Gedung Agung, Yogyakarta, yang juga termasuk Istana Kepresidenan.


Setelah meninjau para pengungsi Kabupaten Bantul, Presiden dan rombongan menuju ke RS Sardjito, Yogyakarta. Bersama Ibu Ani, SBY mengunjungi satu demi satu korban yang dirawat di halaman rumah sakit itu. SBY dan Ibu Ani mendekati, mengajak salaman, dan mengajak dialog para korban untuk membesarkan hati dan memberi semangat hidup kepada mereka.

Dari RS Sardjito, Presiden dan rombongan menuju Gedung Agung, tempat Presiden SBY dan Ibu Ani akan menginap selama di Yogyakarta. Tiba di Gedung Agung pukul 21.00, Presiden langsung memimpin rapat koordinasi. (osa)