Berita Utama

Presiden Tinjau Terminal Bandara Adisucipto yang Runtuh

Yogyakarta : Presiden Susilo Bambang Yudhyono. Minggu (28/5) siang, secara mendadak mengunjungi Gedung Terminal Bandara Adisutjipto yang runtuh akibat guncangan gempa bumi sehari sebelumnya. Hal itu dilakukan sesaat setelah helikopter Superpuma yang membawanya dari Pondok Modern Darussalam Gontor mendarat di Lanud TNI AU Adisutjipto Yogyakarta. Kunjungan mendadak itu membuat tim pengaman berlarian untuk mengatur posisi.

Dalam kunjungan itu, Presiden SBY di lokasi runtuhan, meminta kepada pengelola bandara agar mengamankan bangunan terminal yang runtuh sebagian ini sebab masih banyak barang-barang dan fasilitas lain yang masih utuh. Selain itu Presiden SBY juga menanyakan apa saja yang telah dilakukan pihak PT Angkasa Pura, pengelola bandara, pasca bencana.

Gedung yang runtuh itu adalah ruang tunggu para penumpang, sehingga ketika gempa terjadi, penumpang yang sedang menunggu keberangkatan di ruang itu, terkena reruntuhan bangunan. Akibatnya 2 orang meninggal dunia, 1 luka berat, dan 9 orang luka ringan.

Kepada Presiden, Direktur Angkasa Pura Adisutjipto Bambang Sugito menjelaskan tindakan-tindakan yang telah dilakukan dan akan dilakukan pasca gempa. Antara lain, perbaikan runway yang retak pada 4 lokasi dengan lebar 2 cm, penyerahan korban yang meninggal kepada keluarganya, rehabilitasi terminal yang rusak dan sebagainya.

Di tengah-tengah peninjauan itu, Presiden SBY mendapat telepon dari Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo, yang menyapaikan ucapan duka atas nama seluruh rakyat Filipina. Presiden BY menjawabnya dengan ucapan terima kasih atas segala perhatian yang diberikan.

Dalam kunjungan ke Terminal Bandara itu, Presiden didampingi Menteri BUMN Sugiharto, Mendiknas Bambang Sudibyo, Kapolri Jenderal Sutanto, Seskab Sudi Silalahi, Jubir Kepresidenan Andi Mallarangeng dan Dino Patti Djalal, dan staf khusus Yeni Wahid. (win)