Berita Utama
Minggu, 28 Mei 2006, 16:28:05 WIB
Presiden di Pondok Gontor
Prinsip Berdiri di Atas Semua Golongan
Presiden SBY memberi sambutan di Pondok Modern Gontor, Ponorogo, Minggu (28/5). (foto: haryanto/presidensby.info)
Peran PMDG, ujar SBY, baik di masa penjajahan, revolusi maupun sekarang ini sangat berarti, dan dapat dirasakan manfaatnya oleh kaum muslimin di tanah air. "Selama 80 tahun, banyak kemajuan yang tela dicapai, baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Pondok ini telah melewati berbagai ujian dan gejolak, sejak masa penjajahan hingga keberadaannya sekarang ini. Gejolak poltik, gejolak sosial dan gejolak ekonomi yang menerpa negeri kita, telah ikut pula menempa pondok ini, dan tetap kokoh bertahan hingga saat ini," tutur Presiden SBY, yang disambut tepukan ribuan santri dan alumni PMDG yang hadir.
Lebih jauh Presiden SBY mengatakan, sistem pendidikan dan pembinaan para santri dan pembangunan sarana fisik menjadikan PMDG semakin baik, semakin maju, dan semakin berkembang. "Meskipun K.H.Sukri Zarkasyi mengatakan masih banyak yang perlu dilakukan, termasuk di Aceh, insya Allah kedepan ini akan banyak yang peduli, banyak yang membantu. Dengan demikian apa yang dicita-citakan dapat diwujudkan, " Presiden menambahkan.
Presiden memuji, lulusan Pondok Gontor dengan mudah diterima di berbagai perguruan tinggi di Timur Tengah dan tempat-tempat lain. "Saya sungguh bersyukur lulusan Kuliyatul Muallimin Al Islamiya, setelah diakui dan disetarakan dengan Madrasah Aliyah dan Sekolah Menengah Umum dan kini dapat melanjutkan ke berbagai perguruan tinggi, bahkan menjadi Taruna Akademi Militer," kata Presiden SBY meyakinkan.
"Saya kira banyak profesi yang terbuka untuk alumnus di Pondok Gontor ini. Pengakuan pemerintah itu tidak lain merupakan penghargaan atas perjuangan para pendiri, para pengasuh, dan para kyai PMDG ini," jelas Kepala Negara. (win)



