Berita Utama
Selasa, 30 Mei 2006, 12:15:43 WIB
Presiden Kunjungi Lokasi Korban Gempa di Klaten:
Perhatikan Keamanan Candi Prambanan
Presiden, Selasa (30/5) mengamati batuan candi Prambanan yang jatuh akibat gempa. (foto: anung/presidensby.info)
Hari keempat di Yogyakarta, Presiden dan Ibu Ani Bambang Yudhoyono kembali meninjau lokasi kerusakan akibat gempa tektonik. Setelah hari sebelumnya ke Kabupaten Bantul, DIY, hari ini rombongan Presiden giliran mengunjungi lokasi korban gempa dan posko pengungsian di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kunjungan dimulai dengan meninjau kompleks Candi Prambanan.
Presiden dan Ibu Ani tiba di Kompleks Candi Prambanan sekitar pukul 11.00 WIB. Tercatat ada tiga candi yang rusak parah, yakni Candi Wishnu, Brahma, dan Garuda. Dalam kunjungan itu, Presiden berpesan untuk menjaga keamanan. Sebaiknya pengunjung tidak diperbolehkan masuk ke bagian dalam komplkes candi dulu. Sebab selain ketiga candi yang rusak parah itu, ada juga candi yang retak-retak. Jika ada guncangan sedikit saja dikhawatirkan akan roboh dan menimpa pengunjung.
Pada saat gempa tektonik berkekuatan 5,9 skala Richter terjadi, Sabtu (27/5) lalu, kompoleks Candi Prambanan kebetulan masih tutup. Hari berikut, juga Selasa ini, bagian luar kompleks candi dibuka. Banyak anggota masyarakat datang untuk menonton kerusakan. Tapi mereka hanya diperbolehkan berada di luar kompleks candi. Kompleks dalam candi, dikenal sebagai Zona I, tertutup bagi pengunjung.
Presiden meminta pengelola candi untuk memastikan masalah keamanan. “Kompleks candi jangan dibuka dulu sebelum benar-benar aman,” katanya. Presiden juga meminta dilakukan dilakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kondisi candi. “Rumuskan mana-mana yang akan diperbaiki. Yang jelas jangan mengubah bentuk candi,” Presiden menegaskan.
Kepada Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik yang ikut mendampinginya, Presiden mempersilakan melakukan kerjasama dengan WHO dan Unesco untuk melakukan rekonstruksi kompleks Candi Prambanan.
Tampak dalam rombongan Presiden dan Ibu Ani Bambang Yudhoyono adalah Menkes Siti Fadillah Soepari, Menkeuangan Sri Mulyani, Mendiknas Bambang Sudibyo, Menhub Hatta Radjasa, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik, serta dua Jubir Kepresidenan Andi Mallarangeng dan Dino Patti Djalal. (osa/win)



