Berita Utama
Selasa, 30 Mei 2006, 15:49:55 WIB
SBY ke Posko Pengungsi Gantiwarno Klaten
Presiden dialog dengan relawan di posko bantuan, Selasa (30/5). (foto: abror/presidensby.info)
Presiden menegaskan hal itu saat meninjau lokasi pengungsi di desa Gantiwarno, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Selasa (30/5). Posko pelayanan kesehatan didirikan di halaman Koramil 10 Kodim 0732, karena memang lokasi itulah satu-satunya yang masih utuh di wilayah tersebut. Hampir 95 persen rumah di daerah itu rata dengan tanah.
Menurut laporan Wakil Bupati Klaten, Samiaji, jumlah korban meninggal di desa Gantiwarno 311 orang, 1.832 orang luka-luka dan dirawat di enam rumah sakit di Yogyakarta, rumah roboh 10.516, rusak berat 12.049, dan rusak ringan 620. Sedangkan semua bangunan sekolah roboh.
Samiaji menjelaskan, ada dua kendala yang ditemui dalam penanganan pasca gempa. Pertama adalah kekurangan tenda untuk menampung anak-anak pengungsi yang ingin melakukan ujian sekolah. Kedua, penyaluran bantuan agak terhambat karena jalanan rusak. Akibatnya, distribusi logistik hanya bisa dilakukan dengan kendaraan roda dua.
Sementara itu dalam sambutannya, Presiden SBY menyampaikan empat hal, pertama mengobati yang sakit dan luka sebanyak mungkin untuk menyelamatkan jiwa para korban gempa, juga mengebumikan korban yang meninggal. Kedua, memastikan bantuan logistik sampai ke daerah yang memerlukan dan tepat sasaran. Ketiga, membangun kembali rumah-rumah, sekolah, dan kantor yang rusak. Untuk hal ini pemerintah akan membantu. Keempat, memastikan kegiatan belajar mengajar berlangsung sesuai dengan jadwal meskipun dalam keadaan darurat.
Pada kesempatan itu Presiden langsung memberikan bantuan 20 tenda, masing-masing tenda bisa menampung sekitar 25 orang. Presiden berpesan memperhatikan kondisi kesehatan para pengungsi, meskipun mereka masih berada di tenda-tenda pengungsian.
Presiden sempat bertemu dengan Dubes Swedia dan Dubes Norwegia yang berada di lokasi pengungsi Desa Gantiwarno. Kemudian Presiden juga mengunjungi posko relawan di PDIP, mengucapkan terimakasih dan memberikan semangat kepada mereka. Tampak mendampingi Presiden dan Ibu Ani adalah Menkes Siti Fadillah Soepari, Menkeu Sri Mulyani, Mendiknas Bambang Sudibyo, Menhub Hatta Radjasa, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik, Seskab Sudi Silalahi, serta dua Jubir Kepresidenan Andi Mallarangeng dan Dino Patti Djalal. (osa/win)



