Berita Utama
Rabu, 21 Juni 2006, 18:22:36 WIB
Pengurus KNPI Bertemu Presiden
Kini KNPI Tidak Wakili Parpol
Presiden SBY dialog bersama pengurus KNPI , Rabu (21/6) sore, di Istana Negara. (foto: abror/presidensby.info)
Dalam pertemuan dengan Presiden, Ketua Umum KNPI Hasanudin Yusuf melaporkan bahwa dalam Kongres KNPI ke-11 lalu, sebanyak 73 organisasi kepemudaan telah bergabung di dalam KNPI, dan kini 9 organisasi pemuda partai politik juga ikut bergabung. “Atas konsekuensi ini maka tidak mungkin lagi KNPI mewakili salah satu partai politik tertentu. KNPI adalah rumah seluruh pemuda Indonesia dengan segala keanekaragamannya,” tegas Hasanudin di hadapan Presiden.
Sementara Presiden SBY kepada sekitar 50 orang pengurus dan keluarga besar KNPI yang datang menjelaskan tujuh prioritas yang menjadi pekerjaan rumah pemerintah pusat dan pemda untuk dijalankan secara serius. Yang pertama adalah upaya gigih dan terus menerus untuk mengurangi kemiskinan. “Empat-puluh juta dari 220 juta warga Indonesia tergolong miskin, dan dua-puluh juta dari 220 juta rakyat Indonesia tergolong setengah miskin. Jumlah ini secara bertahap dan signifikan harus terus menerus dikurangi,” kata Presiden. Yang kedua, pengangguran harus terus dikurangi.
Prioritas ketiga adalah kualitas pendidikan dapat meningkat dengan segala keterbatasan APBN. “Harapan kita pendidikan akan semakin murah, gratis bagi yang tidak mampu, makin mudah dan berkualitas,” tambahnya. Yang keempat, meningkatkan kualitas kesehatan. Kelima, infrastruktur dasar semakin baik, keenam adalah pentingnya pelayanan publik. “Kita ingin pejabat di manapun dalam melayani rakyat harus dengan baik, dan jangan mempersulit,” ujar Presiden. Dan ketujuh adalah good governance makin berhasil. “Korupsi harus diberantas. Masa depan Indonesia makin gelap apabila korupsi tidak bisa diperangi,” lanjutnya.
"Ketujuh prioritas ini menjadi komitmen yang tidak putus dari Pemerintah." Presiden SBY berharap KNPI dapat menjadi bagian dari penggerakan semua aktivitas pemerintah di daerah agar ketujuh prioritas tersebut dapat terwujud. Dijelaskan kepada publik dan dipertanggungjawabkan kepada rakyat.
Pada tanggal 28-30 Juni nanti, KNPI akan melaksanakan Rakernas di Jakarta , yang akan dihadiri DPD KNPI seluruh Indonesia. Dan pada tanggal 17 Agustus 2006, KNPI akan mengadakan Kirab Pusaka Pemuda Dunia yang akan mengundang pemuda dari 15 negara. Kirab tersebut nanti akan berawal di Jakarta dan berakhir di Bali. Kata Hasanudin Yusuf, meskipun menghadirkan pemuda-pemuda dari mancanegara, namun yang akan dikirab nanti adalah hasil karya anak bangsa. Kirab itu akan menggunakan mobil hemat bahan bakar yang sesuai dengan kebijakan pemerintah untuk hemat energi. (osa)



