Berita Utama
Minggu, 25 Juni 2006, 18:00:42 WIB
Presiden Resmikan Gedung Politeknik Batam
Batam: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ketika berada di Batam, Minggu (25/6) sore berharap Politeknik Batam - merupakan satu – satunya yang ada di Batam- dapat menghasilkan lulusan yang ahli madya siap pakai dan dapat mendukung perbaikan iklim investasi di Batam. Harapan Presiden tersebut disampaikan pada saat peresmian gedung Politeknik Batam, di Parkway Street, Batam Centre Batam.“Politeknik satu – satunya di Batam ini berperan penting dan strategis untuk ketersediaan tenaga kerja yang trampil. Politeknik Batam juga dapat menjadi pusat unggulan riset dan terapan bagi pengembangan dunia industri. Bahkan di masa yang akan datang perlu dipikirkan untuk mengembangkan program pendidikan baru yang dapat menunjang bidang maritim dan pariwisata, “ kata Presiden.
Politeknik Batam dikelola oleh Yayasan Pendidikan Batam yang didirikan tahun 2004. Pengelolaannya dilakukan bekerjasama antara Pemerintah Kota Batam, Otorita Batam, ITB, dan Universitas Riau, telah menghasilkan lulusan – lulusan yang pada umumnya telah tersalurkan.
Presiden menekankan perlunya memperhatikan minat, motivasi, kemampuan dan kebutuhan mahasiswa dengan orientasi masa depan. “ Kita perlu menempatkan proses pembelajaran yang dapat berfungsi sebagai alat penuntun sikap pemikiran, perilaku mahasiswa ke depan, “ kata Presiden.
“ Janganlah kita hanya mengejar status dan gelar semata. Saya prihatin ketika banyak pihak yang tidak malu – malu menyandang gelar dengan cara – cara yang tidak sesuai dengan proses pendidikan yang benar. Mari kita sadari bukan gelarnya yang penting, tetapi ilmunya, kemampuannya dan penguasaannya. Kalau mengikuti proses pendidikan dengan benar, kemampuannya ada, pasti gelar di dapat, “tegas Presiden.
Seusai menyampaikan sambutannya, Presiden meresmikan gedung Politeknik Batam yang berdiri di atas lahan seluas 12 hektar dengan menandatangani prasasti, dilanjutkan dengan peninjauan gedung, dan menyalami para civitas akademika, dan berfoto bersama. Sebelum meninggalkan tempat acara, Presiden dan Ibu Negara, menyaksikan robot karya mahasiswa Politeknik Batam, yang dapat berfungsi untuk mendeteksi kebakaran. Presiden pun membubuhkan tandatangan pada badan robot itu, serta menyampaikan pujian dan mendorong untuk lebih mengembangkan kemampuan robot tersebut. (nnf)



