Berita Utama
Senin, 26 Juni 2006, 22:07:51 WIB
Dengan Latar Ribuan `Kunang-kunang`
Jamuan Makan Malam untuk PM Howard
Batam : Keindahan suasana malam Pantai Nongsa Pulau Batam menjadi latar acara makan malam penuh keakraban, antara Presiden SBY dan PM John Howard, Senin (26/6) malam. Pemandangan lepas pantai Selat Malaka, dengan lampu-lampu kapal yang melewatinya, sementara nun jauh di seberang sana, lampu-lampu kota Singapura bagai ribuan kunang-kunang di atas kegelapan, menjadi pemandangan yang amat indah. Udara cerah, angin bertiup sepoi-sepoi, gemericik suara ombak adalah santapan malam bagi hati.Sementara itu, jamuan santap malam yang berlangsung hampir dua jam di Marena Lounge, berlangsung dengan santai dan akrab. Selain Presiden dan Ibu Negara, PM Howard serta Jeanette Howard, tampak turut serta dalam jamuan tersebut Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda beserta istri, Menko Perekonomian Boediono, Seskab Sudi Silalahi, Duta Besar RI untuk Australia Hamzah Tayeb beserta istri, serta kedua Juru Bicara Presiden, Dino Patti Djalal dan Andi Mallarangeng.
Dalam acara tersebut, Presiden menyampaikan sambutan singkat berbahasa Inggris yang disisipi joke - joke mengenai berbagai isu aktual, sehingga beberapa kali membuat yang hadir tertawa dan suasana jadi cair. Presiden menyampaikan kepada hadirin, terutama PM Howard beserta istri, bahwa pertemuan siang tadi berlangsung dengan baik. " Saya yakin anda pasti setuju Mr.Prime Minister, bila saya katakan bahwa pertemuan kita tadi berlangsung sangat baik, dan kita bisa mencapai pemahaman yang lebih baik dalam isu -isu bilateral dalam semangat persahabatan seperti yang kita bicarakan tahun lalu mengenai Comprehensive Partnership. Hari ini kita telah membuktikan bahwa hubungan kedua negara telah menjadi seperti seharusnya hubungan dua tetangga yang sangat dekat " kata Presiden kepada PM. Howard.
Menyadari bahwa membangun hubungan yang baik di masa yang akan datang sebagai negara yang bertetangga, pasti akan menemui hambatan - hambatan selain juga kesempatan - kesempatan. Presiden menegaskan bahwa bagaimanapun, kita jangan sampai membiarkan tantangan dan perbedaan - perbedaan itu menghalangi kedua negara dari meraih kesempatan yang terbentang di depan " Kita harus mentransformasikan tantangan - tantangan tersebut menjadi sesuatu hal yang lebih positif, " kata Presiden.
Acara usai pada pukul 21.00 WIB, dan Presiden beserta Ibu Negara melepas PM. Howard dan Jeanette Howard di lobby hotel Nongsa Point Marina. (nnf )



