Berita Utama

SBY Pimpin Ratas di Perkebunan Magelang

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Sabtu (1/7), memimpin rapat terbatas Kabinet Indonesia Bersatu mengenai bioenergi di areal perkebunan di desa Grabag, Kab. Magelang, Jawa Tengah. (foto:abror/presidensby.info)
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Sabtu (1/7), memimpin rapat terbatas Kabinet Indonesia Bersatu mengenai bioenergi di areal perkebunan di desa Grabag, Kab. Magelang, Jawa Tengah. (foto:abror/presidensby.info)
Semarang: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara dan beberapa menteri, Sabtu (1/7) siang pukul 14.30 WIB mendarat di Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, dengan pesawat khusus Boeing 737-500 milik Garuda. Dari bandara Semarang, selanjutnya rombongan langsung menuju ke Magelang, yang berjarak 50 kilometer. Di bandara, Presiden beserta rombongan disambut Gubernur Jawa Tengah Mardiyanto dan Muspida Jateng.

Beberapa menteri yang ikut rombongan Presiden antara lain Menko Kesra Aburizal Bakrie, Mendagri Moh.Ma’ruf, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, Menteri Pertanian Anton Apriyantono, Menteri Kehutanan M.S. Kaban, Menristek Kusmayanto Kadiman, Meneg Koperasi dan UKM Suryadharma Ali, Meneg Pembangunan Daerah Tertinggal Syaifullah Yusuf, Kepala Bappenas Paskah Suzetta, dan dua Jubir Presiden, Andi Mallarangeng dan Dino Patti Djalal.

Tiba di Magelang, rombongan langsung menuju ke Hotel Losari di Desa Grabag, Kabupaten Magelang. Di hotel yang berada di perkebunan ini Presiden SBY akan memimpin rapat terbatas Kabinet Indonesia Bersatu. Menurut Jubir Presiden, Andi Mallarangeng, dalam rapat terbatas (ratas) ini akan dibahas beberapa hal, antara lain upaya untuk memikirkan, mengkaji, terutama guna menyiapkan blue print dari kebijakan biofuel nasional. "Seperti kita ketahui, pemerintah sekarang di bawah pimpinan Presiden SBY sedang mengatasi dan mengantisipasi masalah BBM ini ke depan, salah satunya adalah pengembangan bahan bakar alternatif yang datang dari nabati seperti kelapa sawit, minyak jarak dan ethanol dari tebu," kata Andi Mallarangeng.

Dengan menggunakan bahan bakar alternatif ini, lanjut Andi, diharapkan adanya penghematan pemakaian BBM, yang berarti menghemat devisa. Tidak kalah pentingnya, dengan pengembangan bahan bakar alternatif ini akan dibutuhkan pengembangan perkebunan, yang tentu saja menciptakan lapangan kerja. Dijelaskan, dipilihnya tempat pelaksanaan retreat di Hotel Losari ini karena memang biasanya retreat dilakukan di luar kota dan di tengah-tengah perkebunan, sehingga bisa melihat langsung bagaimana membuat blue print untuk kebijakan biofuel nasional.

Direncanakan, Presiden SBY akan memimpin ratas di hotel perkebunan selama dua hari, yaitu Sabtu (1/7) dan Minggu (2/7). Selanjutnya, Senin (3/7), lewat jalur darat Presiden dan rombongan akan menuju Taman Wisata Candi Prambanan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, untuk menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) kepada Koordinasi Nasional Penanggulangan dan Penanganan Pengungsi (BAKORNAS PBP). Pada akhir kunjungannya ke Jawa Tengah ini Presiden SBY akan meninjau tempat Latihan Integrasi Taruna Dewasa (Latsitarda) di SDN 01 Sengon, Posko Satlak Macan, Kecamatan Prambanan, Klaten. (win)