Berita Utama
Selasa, 4 Juli 2006, 17:45:56 WIB
Pengurus PMI Menghadap Presiden
Jakarta: Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa (4/7) sore, di Kantor Kepresidenan menerima Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Mari’e Muhammad, yang datang bersama pengurus lainnya. Menurut Mari’e Muhammad, dalam pertemuan itu pengurus PMI melaporkan berbagai kegiatan dan permasalahan yang dihadapi PMI. Ketika menerima pengurus PMI, Presiden didampingi Menkes Siti Fadillah Supari dan Seskab Sudi Silalahi.“Seperti diketahui, PMI adalah lembaga independen yang bekerja sesuai prinsip – prinsip Palang Merah, tetapi dalam menghadapi bencana, tugasnya adalah membantu pemerintah. Tetapi PMI tidak boleh sama sekali mengambil alih tanggung jawab pemerintah. PMI hanya membantu dan melihat kekosongan-kekosongan, mana yang kurang, maka PMI mengisi kekosongan itu,” kata Mari’e kepada wartawan, usai diterima Presiden.
Ditambahkan, “Jika kita melihat perkembangan PMI lima sampai enam tahun terakhir ini, maka PMI selalu tampil dengan tidak sedikitpun maksud untuk meyombongkan diri, atau berbusung dada. Seperti yang kita lihat dalam berbagai bencana seperti tsunami di Aceh dan Nias, juga di Yogya dan Jateng, PMI tampil beserta mitra kerjanya seperti organisasi Palang Merah Internasional, Bulan Sabit Merah beserta yang lain," kata Mar'ie Muhammad.
“Kami juga laporkan kepada Presiden SBY, PMI bersama mitra kerjanya akan membantu 90 ribu keluarga korban gempa di DIY dan Jateng, untuk menyambung sumber- sumber mata pencahariannya. Dan kita sudah mulai dengan beberapa desa sebagai pilot project, seperti petani, nelayan, dan lain-lain. Kami juga akan meningkatkan SDM anggota PMI. Untuk itu kami akan membangun pusat pelatihan PMI, yang pertama ini dibangun Jakarta. Kita perlu meningkatkan keahlian para relawan kita, karena bencana di negara kita semakin meningkat,” kata Mari’e Muhammad.



