Berita Utama
Jumat, 14 Juli 2006, 16:01:15 WIB
Presiden:
Indonesia Minta Israel Hentikan Serangan
Presiden SBY saat memberi keterangan kepada wartawan soal serangan Israel ke Libanon dan Palestina, didampingi antara lain Surya Paloh, Ketua BRR Aceh Kuntoro, Mendagri M. Ma`ruf, seusai peresmian Sekolah Unggulan Sukma Bangsa Bireuen, NAD, Jumat (14/7)
“Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan pernyataan, setelah melihat perkembangan situasi di Timur Tengah sekarang ini, Indoensia sangat prihatin atas perkembangan situasi yang sangat mengancam perdamaian dan keamanan di kawasan itu,” kata Presiden SBY.
Untuk itu, lanjut Presiden, Indonesia menyerukan sekali lagi kepada Israel agar menghentikan serangan-serangannya, aksi-aksi militernya, yang terbukti telah mengakibatkan jatuhnya korban jiwa pada penduduk sipil. “Tentu ini bertentangan dengan hukum perang dan Konvensi Jenewa. Oleh karena itu Indonesia secara resmi, dan ini merupakan seruan ulangan, agar aksi-aksi itu dihentikan,” SBY menegaskan.
“PBB, masyarakat internasional, harus bersama-sama bertanggung jawab mengambil langkah-langkah yang konkret untuk mencegah eskalasi dari konflik bersenjata yang terjadi di kawasan Timteng tersebut. Indonesia tentu akan besama-sama dengan masyarakat internasional dan PBB untuk segera mengambil langkah-langkah yang pasti dan nyata untuk mengembalikan keadaan agar tidak semakin memburuk dan tidak bertambah lagi korban jiwa, benda, dan penderitaan kemanusiaan di kawasan itu,” ujar Presiden.
Indonesia juga berharap bantuan kemanusiaan harus tetap diberikan kepada saudara-saudara kita yang berada di daerah konflik, utamanya di Palestina. “Dengan demikian mereka dapat menjalani kehidupannya yang layak, meskipun situasinya sangat tidak baik dan penuh dengan ancaman setiap harinya,” kata Presiden SBY.
“Itulah pernyataan saya selaku Presiden RI. Mudah-mudahan kita semua diberikan jalan yang terbaik untuk segera secara global melakukan sesuatu, mencegah perluasan konflik, mencegah korban jiwa yang lerbi besar lagi, dan dengan demikian dicapai satu penyelesaian yang adil di kawasan Timteng,” Presiden menambahkan.
Posisi Indonesia, kata Presiden, sangat jelas mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk mendapatkan kemerdekaannya secara penuh. “Jalan terbaik untuk mencapai itu adalah solusi damai, sehingga langkah-langkah yang telah ditempuh selama ini diharapkan dapat dilanjutkan karena hanya itulah yang bisa menghasilkan sesuatu yang ingin kita wujudkan secara bersama,” kata Presiden mengakhiri pernyataan persnya. (har)



