Berita Utama

Panglima TNI:

TNI Siapkan 600 Personil ke Timur Tengah

Jakarta: Pemerintah Indonesia saat ini telah mempersiapkan diri untuk turut berperan serta aktif dalam mengupayakan proses perdamaian di Timur Tengah. Salah satu agenda yang dibahas dalam rapat kabinet terbatas yang dipimpin langsung Presiden SBY di Kantor Presiden, Senin (31/7) adalah mengenai kesiapan TNI untuk mengirimkan pasukan ke Timur Tengah di bawah naungan PBB.

Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto kepada wartawan mengatakan , TNI sedang mempersiapkan diri untuk turut berpartisipasi di Timur Tengah apabila diminta PBB. "Dalam rapat tadi Presiden menanyakan mengenai kesiapan TNI. Saya laporkan bahwa kita sedang mempersiapkan diri. Sudah kita bentuk satuan itu dari Kostrad dan dari Marinir, dan sekarang tahapnya adalah mempersiapkan peralatan dan personilnya. Sekarang kita tinggal menunggu hasil Sidang Dewan Keamanan PBB untuk memutuskan adanya peace keeping operation force itu, dan apakah Indonesia ikut terlibat di dalamnya, " kata Panglima.

Panglima menjelaskan bahwa saat ini TNi telah mempersiapkan 3 pasukan Kostrad dan 1 pasukan marinir dengan total personil berjumlah 600. " Itu yang sedang disusun sekarang, tapi tergantung permintaan PBB, "kata Panglima. Ditambahkan, pasukan yang disiapkan adalah tentara infanteri yang dilengkapi dengan kendaraan taktis, kendaraan tempur, serta kompi marinir dengan peralatan yang sama, karena medan yang dihadapi di timur Tengah mengharuskan bergerak dengan kendaraan tempur, jelas Panglima. Untuk itu ada 50 -70 panser yang siap diberangkatkan. ( nnf )