Berita Utama
Rabu, 2 Agustus 2006, 18:25:43 WIB
Hadiri KTT - OKI
Presiden SBY Tiba di Kuala Lumpur
Presiden SBY, Ibu Negara dan rombongan tiba di bandara internasional Kuala Lumpur, Rabu (2/8) petang, disambut Menteri Sumber Asli dan Alam Sekitar Malaysia, Datu Azmi Khalid. (foto: abror/presidensby.info)
Kedatangan Presiden ke Malaysia ini untuk mengikuti KTT darurat negara - negara anggota Organisasi Konferensi Islam ( OKI ) yang diselenggarakan di Putra Jaya, kota pusat pemerintahan yang terletak sekitar 40 Km dari Kuala Lumpur. KTT - OKI yang akan dibuka Kamis (3/8) ini diadakan atas prakarsa PM Malaysia Abdullah Badawi selaku Ketua OKI.
Hingga Rabu (2/8) sore, sudah tercatat 11 negara yang menyatakan kehadirannya, masing-masing Azerbaizan, Arab Saudi , Bangladesh, Brunei Darussalam, Iran, Malaysia, Pakistan, Turki, Mesir, Jordania dan Indonesia. Masing-masing delegasi dipimpin kepala negara/kepala pemerintahan.
Dalam KTT Darurat OKI ini fokus pembahasan adalah serangan Israel ke Lebanon, yang telah menelan banyak korban masyarakat sipil. OKI akan menyerukan proses gencatan senjata kepada PBB. Jika gencatan senjata tercapai, maka negara - negara yang tergabung dalam OKI akan memfokuskan pada persiapan pengiriman pasukan perdamaian di bawah bendera PBB.
Sebelum pertemuan yang diberi tajuk "Meeting of friends of The Chairman of the 10th Islamic Conference " tersebut, Presiden SBY, hari Kamis (3/8) pagi dijadwalkan akan mengadakan pertemuan empat mata dengan PM Abdullah Ahmad Badawi.
Hari Sabtu (5/8) malam, Presiden SBY akan dianugerahi tanda kehormatan tertinggi Semangat Padi oleh Pengakap (Pramuka) Malaysia, dalam suatu resepsi resmi yang diselenggarakan di Pusat Perdagangan Dunia Putra, Kuala Lumpur. Tanda kehormatan akan diserahkan PM Abdullah Badawi.
Minggu (6/8) pagi, Presiden beserta rombongan akan meninggalkan Kuala Lumpur menuju Singapura. Beberapa acara telah menanti di Singapura, antara lain pertemuan dengan PM Singapura, Lee Hsien Loong, serta pertemuan dengan beberapa pengusaha Singapura.
Beberapa menteri yang ikut dalam rombongan antara lain Menko Polhukam Widodo AS, Menlu Hassan Wirajuda, Mendag Mari Pangestu, Utusan Presiden untuk Perdamaian Timur Tengah, Ali Alatas, Seskab Sudi Silalahi serta dua Juru Bicara Presiden, Dino Patti Djalal dan Andi Mallarangeng. (nnf)



