Berita Utama
Senin, 7 Agustus 2006, 17:00:03 WIB
Presiden:
Mari Lakukan Refleksi dan Introspeksi Diri
Presiden SBY memberi selamat kepada para siswa berprestasi pada pembukaan Rakornas, Senin (7/8) sore di Jakarta. (foto: editya/presidensby.info)
Ajakan Presiden SBY itu disampaikan, Senin (7/8) sore, di Sahid Hotel Jakarta, dalam sambutannya di hadapan peserta Rakornas yang khusus membahas revitalisasi pendidikan, biofuel dan bencana alam. Rakornas yang berlangsung dua hari ini diikuti seluruh menteri Kabinet Indonesia Bersatu, Gubernur, Pangdam, Kapolda, Bupati/Walikota, serta pimpinan perguruan tinggi negeri/swasta seluruh Indonesia.
“Secara ringkas saya ajak saudara- saudara memahami, dalam perjalanan besar ini kita berada di mana. Dengan demikian langkah-langkah kita kedepan bisa berjalan lebih efektif lagi. Bagaimana kita semua bisa bersatu melangkah bersama untuk menyukseskan tiga langkah besar ini yaitu revitalisasi pendidikan, pemanfaatan biofuel dan penanganan bencana alam. Tiga kampanye nasional ini, sebagai bagian upaya besar kita melanjutkan tugas pembangunan bangsa,” kata Presiden SBY.
“Kita masih ingat, delapan tahun lalu negara kita mengalami krisis yang luar biasa, yang mengakibatkan sejumlah kemunduran, stagnasi dan bahkan persoalan-persoalan yang fundamental terjadi hampir disemua bidang kehidupan dan berlangsung diseluruh wilayah tanah air,” kata Presiden
“Sekarang ini dalam masa transisi, agenda utama kita adalah melakukan reformasi, sekaligus juga membangun kembali negara kita, utamanya dibidang ekonomi. Dua tahun masa Kabinet Indonesia Bersatu yang kita lalui, kita sama-sama mengalami berbagai masalah fundamental. Krisis harga minyak dunia dengan segala implikasinya yang memukul ekonomi kita dan ekonomi negara lain. Lalu serangkaian bencana alam yang menjadi musibah besar. Kita berjuang dan bergulat untuk melakukan semua upaya dalam rangka rehabilitasi dan rekontruksi pasca bencana itu, yang juga menggunakan sumber daya, termasuk sumber daya finansial yang tidak sedikit, “ katanya
“Dalam keadaan seperti itu, rakyat kita melanjutkan reformasi dan rekontruksi ekonomi tadi. Ada sejumlah capaian yang kita capai. Namun dengan jujur harus kita akui, sejumlah sasaran memang belum bisa kita capai. Memahami dan mengakui ada yang belum berhasil kita capai, adalah salahsatu bentuk kita bisa bersikap jujur, seraya meningkatkan langkah-langkah kita kedepan, untuk memperbaiki dan berusaha keras mencapai sasaran – sasaran yang belum kita capai itu,” kata Presiden SBY.
Dalam Rakornas itu, Presiden SBY juga memberikan penghargaan Wirakarya kepada 35 orang, terdiri dari pembimbing dan pelajar yang sukses merebut medali pada kejuaraan internasional olympiade fisika dan matematika. Mereka dianggap telah mengharumkan nama bangsa, sekaligus bisa menjadi motivasi bagi pelajar - pelajar lainnya di seluruh tanah air. (win)



