Berita Utama

Konferensi Internasional

Peringatan Setahun Perdamaian di Aceh

Jakarta: Dalam rangka memperingati satu tahun kesepakatan damai di Aceh, hari Senin 14 Agustus 2006 mendatang akan diselenggarakan Konferensi Internasional dengan tema "Building Permanent Peace in Aceh : One Year After The Helsinki Accord". Acara yang diselenggarakan oleh Kantor Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional bekerjasama dengan Indonesian Council on World Affairs (ICWA) ini akan diadakan di Hotel Shangri-La, Jakarta, dari pukul 10.00-16.00. Hal ini dijelaskan Dino Patti Djalal dalam keterangan pers di Kantor Presiden, Rabu (9/8)

Direncanakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan membuka konferensi tersebut sekaligus menyampaikan keynote speech, dan akan ditutup oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Mantan Presiden FInlandia dan Chairman Crisis Management Initiative (CCMI), Marti Ahtisari akan bertindak sebagai panelis dalam acara tersebut, beserta Dr.Hamid Awaluddin sebagai penandatangan MoU Helsinki, Theo L.Sambuaga Ketua Komisi I DPR, Malik Mahmud Al Haytar, Pieter Feith dari AMM, Gubernur NAD, Irwandi Yusuf dan Rosni Idham.

Konferensi tersebut juga akan menayangkan film tentangf proses perdamaian Aceh dan video massage serta pesan tertulis dari sejumlah pemimpin dunia. " PM Tony Blair, PM Badawi, PM Howard, PM Lee Hsien Loong, akan menyampaikan messagenya, sedangkan Sekjen PBB Kofi Annan masih kami tunggu konfirmasinya, " kata Dino.

Keesokan harinya, 15 Agustus 2006, akan dilakukan peace journey ke Aceh dengan mengajak para partisipan internasional Aceh, untuk menyaksikan kegiatan - kegiatan yang diorganisir oleh Pemda NAD sehubungan dengan peringatan 1 tahun perdamaian di Aceh.

Ditambahkan, "Rangkaian peringatan ini juga ingin mengingatkan masyarakat internasional bahwa di tengah dunia yang penuh konflik ini, ada satu perdamaian yang berhasil, yaitu di Aceh. Tapi yang lebih penting, 1 tahun setelah perdamaian tersebut ditandatangani, perdamaian tersebut semakin kokoh. Ini merupakan hal yang perlu kita peringati dan kita syukuri, dan ini alasan ICWA bekerjasama dengan kami untuk melakukan konferensi internasional ini, " kata Dino. ( nnf )