Berita Utama
Jumat, 11 Agustus 2006, 17:30:23 WIB
Presiden:
Semua Biaya Ditanggung Lapindo
Presiden SBY menyerahkan bantuan kepada pengungsi korban lumpur Lapindo, Jumat (11/8) siang. (foto: anung/presidensby.info)
Pemintaan itu disampaikan Presiden, usai meninjau langsung luapan lumpur yang makin melebar yang berada di Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jatim, Jumat (11/8) sore. Bersama beberapa menteri, Presiden memantau dengan naik helikopter yang terbang rendah di atas hampir semua areal yang tergenang lumpur, sebelum mendarat untuk menemui para pengungsi yang ditampung di pasar baru Porong.
Seusai peninjauan itu, kepada wartawan di VIP Room Bandara Juanda, Presiden menjelaskan, “Setelah saya lihat lokasi, mendengar masukan dari Wakil Gubernur Jatim, Bupati dan pihak-pihak terkait, maka kita pastikan bahwa langkah-langkah ke depan ini ialah memperluas tempat penampungan atau pond dengan konstruksi tanggul yang lebih kuat dan kokoh, agar selama upaya untuk menghentikan lumpur dilakukan, kita yakin bahwa lumpur yang masih mengalir itu tidak membahayakan masyarakat dan lingkungan sekitarnya,” kata Presiden.
Sejalan dengan itu, lanjut Presiden, langkah-langkah untuk menghentikan keluarnya lumpur dari perut bumi dengan teknologi yang ada baik oleh ITB, ITS maupun konsultan dari dalam dan luar negeri, agar dikerjakan dengan time line yang telah ditentukan. “Apabila tim line ditepati, dan semuanya berjalan dengan baik, maka mudah-mudahan semuanya bisa dituntaskan. Dua pekerjaan itu, saya harap dikerjakan dengan percepatan dan intensitas yang tinggi,” tambahnya. “Selanjutnya, sementara kedua pekerjaan itu dilakukan, saya harap saudara-saudara kita yang masih berada di tempat penampungan tetap diberikan pelayanan,” tambahnya.
“Semua biaya baik untuk memperluas pond dengan membangun tanggul yang kokoh tadi, dan upaya untuk menghentikan keluarnya lumpur dari perut bumi serta pelayanan kepada saudara-saudara kita yang masih di tempat penampungan itu, semuanya ditanggung oleh pihak Lapindo. Saya mendapat laporan resmi bahwa pihak Lapindo mengambil tanggungjawab secara penuh, dan akan membiayai hal-hal yang diakibatkan oleh luapan lumpur ini,” kata Presiden. (ans).



