Berita Utama

KTT ke 14 GNB Dibuka

Fidel Castro Tak Hadir, Diwakili Adiknya

Presiden SBY dan Ibu Negara bersama Raul Castro Ruz, sebelum upacara pembukaan KTT GNB di Havana, Kuba, Jumat (15/9). (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY dan Ibu Negara bersama Raul Castro Ruz, sebelum upacara pembukaan KTT GNB di Havana, Kuba, Jumat (15/9). (foto: abror/presidensby.info)
Havana: Udara segar kota Havana, menandai dibukanya KTT ke 14 GNB (Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non Blok). Sebagaimana yang banyak diperkirakan, Presiden Kuba Fidel Castro tak hadir pada pembukaan KTT ini, karena penyakit yang dideritanya. Di pintu ruang yang akan digunakan untuk acara pembukaan, tuan rumah yang menyambut kedatangan para pemimpin negara/pemerintahaan adalah Raul Castro Ruz, adik Fidel Castro, yang sejak Fidel sakit dipercaya untuk memimpin pemerintahan.

Dari banyaknya pemimpin negara yang hadir, maka hanya untuk penyambutan oleh Raul saja dibutuhkan waktu 55 menit, dari pukul 9.00 hingga pukul 9.55 waktu setempat. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang datang didampingi Ibu Negara diterima Raul Castro pukul 9.10. Di ruang sidang paripurna International Convention Center, Ibu Negara langsung menuju ke balkon, sedang Presiden bersama delegasi menuju kursi delegasi. Kepala Negara terakhir yang datang dan disambut Raul adalah Hugo Chavez, Presiden Venezuela, pada pukul 9.44. Sebelum Chaves, Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad datang pukul 9.43.

Pukul 10.10, Menteri Luar Negeri Kuba Felipe Perez Roque membuka acara dengan mengucapkan selamat datang, dilanjutkan dengan pembukaan konferensi oleh PM Malaysia, Abdullah Badawi sebagai Ketua GNB. Sebelum menyampaikan sambutan, Badawi Badawi mengajak peserta sidang untuk berdiri dan mengheningkan cipta bagi para pendiri GNB. Dalam sambutan pembukaan, Badawi antara lain mengatakan agar GNB makin memperkuat diri, karena jumlah anggota GNB saat ini adalah 161. Ini adalah momen yang bagus, kita memberi dukungan kepada Kuba di bawah kepempinan Presiden Fidel Casro Ruz untuk memimpin GNB pada periode berikutnya.

Seusai memberi sambutan, Badawi kemudian menyerahkan palu pimpinan sidang dan bertukar tempat duduk dengan Raul Castro Ruz sebagai Ketua KTT Baru, mewakili kakaknya. Dalam sambutannya yang dibacakan sekitar 50 menit, Raul Castro antara lain , mengatakan bahwa GNB masih diperlukan karena berbagai ketimpangan telah terjadi. Ada sekitar 11 ribu anak tiap tahun meninggal di Afrika akibat penyakit dan kelaparan. Sebanyak 52 juta anak tidak bisa sekolah, itu semua harus kita pecahkan, kata Raul Castro Ruz.

Seusai Raul menyampaikan sambutan atas nama Ketua GNB yang baru, secara bertutur-turut tampil memberi sambutan adalah Presiden Kongo, Joshep Kabila mewakili benua Afrika, Presiden Iran Mahmoud Ahmaddinejad mewakili Asia, Hugo Chavez Presiden Venezuaela mewakili Amerika Latin dan Karibia, serta Presiden Belarusia Alexandr Lukasencho mewakili benua Eropa. Terakhir adalah sambutan dari Sekjen PBB, Kofi Annan.

Dalam sambutannya, Kofi Annan antara lain mengatakan, 80 persen rakyat dunia berada di negara-negara berkembang sehingga negara-negara berkembang perlu mengembangkan diri terus menerus. Juga Negara-negara berkembang perlu melakukan berbagai kerjasama, termasuk kerjasama saling tukar menukar informasi antar media massa di negara-negara berkembang. Kofi Annan juga menyampaikan terima kasih pada semua anggota GNB yang telah banyak membantunya sejak dirinya pertama menjadi Sekjen PBB 10 tahun lalu.

Acara terakhir adalah foto bersama, di panggung khusus yang dibuat di taman International Convention Center terdiri dari empat trap. Diperlukan waktu cukup lama untuk mengatur tempat foto bagi 60 kepala negara/kepala pemerintahan, serta 50 menteri yang mewakili pemimpinnya. Serangkaian upacara pembukaan KTT ke 16 GNB di Havana, Kuba, membutuhkan waktu tiga jam hingga pukul 13.00 waktu setempat. (nnf/nas)