Berita Utama

SBY Berbuka Puasa dengan Wartawan

Presiden SBY memberi sambutan dalam acara berbuka puasa dengan wartawan di Istana  Negara, Kamis  (28/9) sore. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY memberi sambutan dalam acara berbuka puasa dengan wartawan di Istana Negara, Kamis (28/9) sore. (foto: abror/presidensby.info)
Jakarta: Suasana Istana Negara, Kamis (28/9) sore berubah jadi hangat dan akrab. Sekitar 300 orang wartawan, termasuk belasan pemimpin redaksi harian maupun mingguan, hadir di Istana Negara memenuhi undangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani untuk berbuka puasa bersama. Selain wartawan dan pimpinan media, hadir pula Menteri Komunikasi dan Informatika Sofjan Djalil, Menteri Perhubungan Hatta Rajasa, Seskab Sudi Silalahi, staf khusus Yenni Wahid, Jubir Andi Mallarangeng dan beberapa pejabat di lingkungan Istana.


Acara diawali dengan ceramah agama Dr. Nazarudin Umar yang mengangkat tema kewartawanan dalam Islam. Kemudian, sambil menunggu dikumandangkannya adzan Maghrib, SBY memberi sambutan dengan menyebut bahwa acara silaturahmi ini adalah sebagai pelengkap hubungan antara Presiden dan wartawan yang selama ini bekerja dalam hubungan profesional. “Hubungan profesional seperti ini rasanya kurang lengkap bila tidak dibarengi dengan hubungan batiniah dan silaturahmi,” kata Presiden SBY.

Presiden SBY tidak lupa mengucapkan permohonan maaf apabila dalam kerjasama yang terjalin selama ini antara Presiden dengan wartawan, sesekali muncul kekhilafan. “Hubungan antara Presiden dengan para wartawan selama ini dikenal sebagai love and hate relationship, namun saya menerjemahkannya sebagai hubungan kasih sayang. Kalau selama ini wartawan mengkritik Presiden dengan tujuan yang baik, itu bukan karena benci tapi karena kasih sayang, agar keputusan Presiden benar dan dalam memimpin pemerintahan secara benar," katanya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan shalat Magrib berjamaah dan buka puasa bersama. Selain sebagai ajang silaturahmi antara Presiden dengan wartawan, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi antar wartawan sendiri karena hadir pula wartawan-wartawan senior yang sebelumnya meliput di Istana. (osa)