Berita Utama

Rapat Konsultasi dan Koordinasi Tim Ekonomi

Presiden Harapkan Akhir Tahun Suku Bunga Turun 1 Digit

Jakarta: Presiden mengharapkan agar suku bunga akan mencapai penurunan hingga 1 digit pada akhir tahun ini. “Kemarin Gubernur Bank Indonesia telah menjelaskan tentang penurunan suku bunga cukup siginifikan, meskipun sekarang masih 2 digit, 10,75. Mudah-mudahan akhir tahun ini bisa turun menjadi 1 digit, dan ini akan sangat baik pengaruhnya bagi kebangkitan dunia usaha, kebangkitan sektor riil, dan juga beliau menjelaskan sekali lagi tentang telah kita lunasinya utang kepada IMF yang besarnya 7 Milyar USD setara dengan 70 sekian trilyun rupiah," kata Presiden dalam keterangan pers di Kantor Presiden seusai pertemuan konsultasi dan koordinasi tim ekonomi, Jumat (06/10).

Presiden menjelaskan bahwa kebijakan fiskal yang tadi dibahas terutama RAPBN 2007 yang dalam waktu dekat akan menjadi APBN 2007. “DPR maupun pemerintah menyorotinya dengan seksama melihat fisibilitas, dan kepentingan kita untuk meningkatkan ekonomi dan faktor-faktor lain. Maka asumsi, saran, dan konstruksi sedang dimatangkan dalam waktu dekat akan diputuskan secara bersama oleh DPR dan pemerintah menjadi APBN 2007,“ kata Presiden.

Presiden mencontohkan bahwa pemerintah sangat menginginkan mencapai pertumbuhan 6,3 % tahun 2007. “Defisit yang kita rundingkan sekarang sedang berjalan sekitar 1,1 % demikian juga komponen-komponen yang lain kita masih memberikan subsidi pada BBM, listrik mengingat daya beli rakyat kita, dan mengingat faktor-faktor lain yang tujuannya justru lebih menyehatkan ekonomi nasional di waktu yang akan datang. Dilaporkan juga oleh menteri keuangan sesuai dengan permintaan saya bagaimana konstruksi program pengentasan kemiskinan yang berangkat dari kemampuan keuangan kita, dari kebijakan fiskal kita, karena tidak ada artinya meskipun ekonomi kita tumbuh, stabilitas harganya baik cadangan devisa baik, tetapi kalau kita tidak secara nyata mengurangi angka kemiskinan,“ kata Presiden lagi.

“Oleh karena itulah disampaikan bahwa alokasi yang kita rencanakan mudah-mudahan nanti disepakati bersama pemerintah dan DPR untuk pengentasan kemiskinan tahun 2007 yang jumlahnya mungkin barangkali hampir mencapai Rp 56 trilyun, itu betul -betul bisa diarahkan setepat-tepatnya. Baik itu untuk program kementrian lembaga yang berkaitan dengan pengentasan kemiskinan, bantuan beras bagi kelompok miskin, subsidi ,ketahanan pangan, dan meningkatkan pendapatan petani, pengembangan masyarakat pedesaan, belum tentunya alokasi anggaran yang bisa diberikan kepada sektor pendidikan dan kesehatan.Ada banyak komponen untuk membantu kelompok miskin dalam bidang pendidikan dan kesehatan, “ jelas Presiden. (nnf)