Berita Utama

Soal Penundaan Keberangkatan Kontingen RI

Semata Menunggu Kesiapan di Lebanon

SBY berbuka puasa bersama anak-anak yatim di Istana Negara, Jumat (6/10). (foto: anung/presidensby.info)
SBY berbuka puasa bersama anak-anak yatim di Istana Negara, Jumat (6/10). (foto: anung/presidensby.info)
Jakarta: Penundaan pengiriman kontingen Indonesia ke Lebanon sebagai bagian dari pasukan penjaga perdamaian di bawah payung PBB, semata-mata karena menunggu kesiapan di Lebanon, kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden, Jumat (6/10).

“Menyangkut keberangkatan kontingen kita ke Lebanon, ini sebuah proses yang sudah mengalir setelah komunikasi saya dengan Sekjen PBB di waktu yang lalu. Komunikasi saya dengan PM Lebanon Fouad Siniora, Presiden Lebanon Emile Lahoud, Presiden Perancis Jacques Chirac, dan pihak-pihak lain dan akhirnya PBB telah mengambil keputusan untuk Indonesia bisa memberikan kontribusinya pada pasukan pemelihara perdamaian. Maka semuanya mengalir, koordinasi secara dekat dilakukan antara kita dengan PBB,“ kata Presiden.

"Beberapa penundaan dari advance team, main body dari kontingen kita ini semata-mata menunggu kesiapan di Lebanon. Kitanya sudah siap, tinggal kesiapan di Lebanon dan kesiapan alat angkut, entah pesawat angkut, kapal angkut dari PBB untuk mengangkut kontingen kita. Kita sudah siap dan harapan kita mudah-mudahan kontingen kita bisa mengemban tugas sebaik-baiknya. Saya sudah tiga kali berkomunikasi dengan PM Lebanon,“ kata Presiden menutup keterangannya. (nnf)