Berita Utama

Presiden Terus Pantau Kasus Munir

Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selalu memantau serta akan terus mengikuti kasus Munir. Presiden juga merasa sangat prihatin karena sampai sekarang kasus pembunuhan tersebut belum dapat diungkapkan. Demikian dikatakan Juru Bicara Presiden, Andi Mallarangeng, kepada wartawan, Rabu (11/10) sore.

"SBY memiliki komitmen untuk segera menyelesaikan kasus Munir, dan membawa pelakunya ke pengadilan. Oleh karena itu beliau memberi arahan langsung kepada Kapolri untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut dengan melakukan revitalisasi pada kepolisian. Dalam hal ini, kepolisian dipersilahkan untuk menerjemahkan bagaimana revitalisasi itu dilakukan, apakah pada struktur timnya, ataupun pada teknik - teknik investigasi terhadap orang - orang yang harus diperiksa", tambahnya.

Andi juga mengklarifikasi beredarnya isu bahwa dirinya telah menghubungi Koordinator Kontras Usman Hamid, yang kemudian sepakat membuat pertemuan antara SBY bersama dengan Usman dan Suciwati yang dijadwalkan berlangsung hari Jumat 13 Oktober 2006. Menurut Andi, dirinya tidak pernah menghubungi Usman dan membuat perjanjian seperti itu. "Telah dilacak nomer telepon yang digunakan untuk menghubungi Usman itu, dan diketemukan ada orang lain yang telah mengatasnamakan saya," kata Andi mallarangeng. (mit)