Berita Utama
Sabtu, 14 Oktober 2006, 13:00:46 WIB
Presiden di Jawa Tengah
Resmikan PLTU Tanjung Jati B
Presiden SBY dan Ibu Ani saat meninjau kawasan PLTU Tanjung Jati B, Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (14/10) siang. (foto: a.tohir/presidensby.info)
Dalam laporannya, menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro mengatakan bahwa pembangunan PLTU Tanjung Jati B sempat tertunda akibat krisis 1997. Baru pada pertengahan 2003 pembangunannya dilanjutkan dengan melakukan renegosiasi. PLTU Tanjung Jati B yang menggunakan bahan bakar batu bara asal Kallimantan Timur, memiliki kapasitas 2 x 660 megawatt. Biaya pembangunannya sekitar 1,5 miliar Dolar AS, dan dibangun di atas lahan seluas 150 hektar, serta memiliki tiga ribu karyawan.
PLTU Tanjung Jati B merupakan bagian integral dari jaringan penyediaan listrik terpadu Jawa-Madura-Bali (Jamali), sebanyak 15 ribu megawatt. “Dengan beroperasinya PLTU Tanjung Jati B ini, kebutuhan akan listrik yang berkualitas dengan harga terjangkau di kawasan Jamali dapat terpenuhi,” kata Menteri ESDM.
Presiden SBY dalam sambutannya antara lain mengatakan, di masa-masa mendatang pemerintah tidak ingin menaikkan TDL (tarif dasar listrik) mengingat pemenuhan kebutuhan energi akan ditingkatkan dari tahun ke tahun. "Sejak Indonesia berdiri hingga kini, daya listrik yang kita produksi 25 ribu megawatt. Jumlah itu jelas belum mencukupi. Untuk mencukupinya ditempuh dengan meningkatkan kapasitas PLTU hingga 10 ribu megawatt," kata Presiden.
"Dengan pengoperasian PLTU Tanjung Jati B ini, elektrifikasi nasional bisa makin cepat diwujudkan. Kita sempat terancam krisis energi karena harga BBM yang meroket. Kita tidak ingin hal itu terulang. Karena itu, sekarang pemerintah tidak lagi menggantungkan sepenuhnya sumber energi dari BBM, dan mulai bertahap mengalihkannya pada batu bara dan energi biodiesel,” kata Presiden. Presiden mengatakan, Indonesia bertekad mengurangi subsidi listrik dan BBM. Presiden berharap PLN untuk terus memperbaiki distribusi listrik dan manejemen pelayanannya.
Pada acara peresmian PLTU Tanjung Jati B ini, Presiden dan Ibu Negara didampingi sejumlah menteri, antara lain, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, Meneg BUMN Sugiharto, Meneg Koperasi dan UKM Suryadarma Ali, Menteri PU Djoko Kirmanto, Menkes Siti Fadillah Soepari, dan Seskab Sudi Silalahi. Selain itu hadir pula Dirut PLN Eddi Widiono serta para investor PLTU tersebut.
Seusai peresmian, Presiden dan Ibu Ani beserta rombongan segera meninjau kawasan PTLU Tanjung Jati B, sebelum kembali ke Semarang untuk selanjutnya terbang ke Jakarta. Presiden SBY dan Ibu berada di Jawa Tengah sejak Jumat (13/10) siang. (har)



