Berita Utama

Manfaatkan Energi Lokal di Pedesaan

Presiden SBY, Ibu Ani diampingi  Menteri ESDM dan Meneg BUMD (kiri)  memperhatikan maket usai peresmian  PLTU Tanjung Jati B, Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (14/10) siang. (foto: a.tohir/presidensby.info)
Presiden SBY, Ibu Ani diampingi Menteri ESDM dan Meneg BUMD (kiri) memperhatikan maket usai peresmian PLTU Tanjung Jati B, Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (14/10) siang. (foto: a.tohir/presidensby.info)
Jepara: Pemerintah terus berupaya mengembangkan program listrik pedesaan dengan mengutamakan pemanfaatan energi terbarukan dan energi setempat. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan hal itu dalam sambutan peresmian PLTU Tanjung Jati B di Desa Tubanan, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (14/10) siang.

"Program ini penting untuk mendukung percepatan elektrifikasi nasional," kata SBY. Dengan percepatan elektrifikasi nasional, lanjut Presiden, insya Allah roda perekonomian di pedesaan dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. "Tumbuhnya roda ekonomi pedesaan dapat meningkatkan kesejahteraan daerah dan pada akhirnya mendukung pertumbuhan ekonomi nasional," Presiden menambahkan.

Presiden memberi contoh beberapa daerah yang sukses membangun pembangkit listrik dengan memanfaatkan sumber energi lokal dan non BBM. Misalnya di Yahukimo, Papua, memanfaatkan tenaga surya. Lalu di Tomohon, Sulawesi Utara, dibangun tenaga listrik dengan bahan bakar limbah biomasa.

Untuk itu, Presiden meminta menteri-menteri terkait lebih mengembangkan inisiatif dan prakarsa agar elektrifikasi ini dapat lebih cepat lagi. Tentu dengan memadukan antara tenaga listrik dengan jaringan maupun berbahan baku lokal. "Dalam jangka panjang kita terus mengurangi ketergantungan terhadap energi berbasis fosil ke nonfosil, melalui kebijakan bioenergi, tenaga surya, biomasa, dan sumber-sumber energi lain yang terdapat di negara kita," tutur Presiden.

Pada bagian lain dari sambutannya, Presiden meminta PLN untuk bekerja lebih keras lagi dalam menjaga dan memenuhi ketersediaan tenaga listrik. Terutama berkaitan dengan kebutuhan masyarakat sebagai konsumen. Presiden mengingatkan PLN agar jangan mengabaikan tuntutan masyarakat akan ketersediaan pasokan listrik yang aman.

"Keluhan yang sering disampaikan masyarakat, terutama berkaitan dengan sering terjadinya pemadaman listrik, harus diperhatikan dan ditindaklanjuti dengan segera. Untuk itu saya minta kepada PT PLN untuk memperbaiki manajemen dan distribusi agar masyarakat dapat terlayani dengan sebaik-baiknya," Presiden SBY menambahkan. (har)