Berita Utama
Selasa, 17 Oktober 2006, 15:00:27 WIB
Indonesia Jadi Anggota Tidak Tetap DK-PBB
Makin Terbuka Peluang Berkontribusi Ciptakan Perdamaian Dunia
Presiden SBY didampingi Menlu Hassan Wirajuda memberi keterangan pers di Lanud Halim PK, Selasa (17/10), setibanya dari Kalimantan Timur. (foto: abror/presidensby.info)
“Indonesia mendapatkan 158 suara dari 192 anggota PBB. Ini jelas diatas dua pertiga suara atau yang setara dengan 128 negara. Dengan terpilihnya Indonesia menjadi anggota tidak tetap DK PBB, maka terbuka peluang lebih luas lagi bagi Indonesia untuk ikut berkontribusi di dalam penciptaan perdamaian dan keamanan dunia,” tambah Presiden.
Presiden SBY berterimakasih kepada negara-negara sahabat yang telah memberikan dukungan kepada Indonesia. Dengan terpilihnya Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB, maka mulai tanggal 1 Januari 2007 mendatang, Indonesia akan resmi berada dalam lembaga ini. “Mudah-mudahan kita bisa berkontribusi dalam banyak hal dalam penciptaan perdamaian dan keamanan dunia,” ujar Presiden kepada wartawan.
Terpilihnya Indonesia menjadi anggota tidak tetap DK PBB adalah untuk ketiga kalinya setelah sebelumnya Indonesia terpilih pada tahun 1974-1075 dan 1995-1996. Pencalonan Indonesia didukung oleh ASEAN melalui ASEAN Ministerial Meeting di Brunai Darussalam pada 29-30 Juli 2002, dan Organisasi Konferensi Islam melalui OIC Ministerial Conference di Istambul pada 14-16 Juni 2004.
Saat menyampikan keterangan pers, Presiden SBY didampingi Menlu Hassan Wirajuda dan Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng dan Dino Patti Djalal. (osa/mit)



