Berita Utama

Presiden Pimpin Sidang Kabinet Paripurna

Bahas Persiapan Idul Fitri

Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memimpin Sidang Kabinet Paripurna yang membahas isu tunggal yaitu persiapan Hari Raya Idul Fitri di Kantor Presiden, Rabu (18/10) siang. Presiden dan Wapres Jusuf Kalla mendengarkan laporan dari para menteri mengenai kesiapan masing-masing departemen menghadapi Lebaran.

Menhub Hatta Rajasa melaporkan bahwa sejauh ini persiapan mengenai angkutan Lebaran cukup mantap. “Prediksinya akan terdapat 14,47 juta penumpang yang berpusat di 8 propinsi, yaitu seluruh Jawa ditambah dengan Bali, Sumatera, Lampung dan Sulawesi Selatan,” kata Hatta Rajasa usai sidang.

Hatta juga menjelaskan ramalan cuaca dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG). "Musim penghujan akan mundur dua sampai empat minggu. Sehingga potensi-potensi gangguan, terutama hujan, agak berkurang. Sehingga kemungkinan terjadinya banjir dan longsor juga akan berkurang, meskipun potensi tersebut tetap ada,” lanjutnya

Sementara mengenai gangguan asap terhadap tiga bandara, yaitu Bandara Jambi, Bandara Palangkaraya dan Bandara Pontianak, Hatta menjelaskan bahwa bandara ini masih ditutup karena asap cukup tebal. “Jarak pandang memang hanya 100 meter dan laporan dari BMG, satu sampai dua hari ke depan masih belum ada tanda-tanda hujan, sehingga gangguan tersebut masih tetap ada dalam angkutan Lebaran ini,” ujar Hatta kepada wartawan.

“Untuk itu, kami menganjurkan kepada pihak maskapai penerbangan untuk mengalihkan penumpang. Seperti misalnya untuk penumpang Jambi, dialihkan ke dua tempat yaitu Palembang dan Pandang. Dari sana, mereka disediakan bus oleh pihak maskapai penerbangan untuk diangkut ke Jambi, tanpa tambahan biaya,” Hatta menambahkan.

Dalam sidang yang berlangsung selama lebih kurang dua setengah jam itu, Menteri Perdagangan Mari E. Pangestu melaporkan bahwa semua harga-harga stabil dan sembako untuk Lebaran cukup. Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro juga melaporkan bahwa persediaan BBM cukup dan tidak ada gangguan. Sedangkan Kapolri Jenderal Polisi Sutanto mengatakan, untuk masalah keamanan keadaan cukup kondusif. (osa)