Berita Utama

Presiden Bertolak ke China

Jakarta: Presiden dan Ibu Susilo Bambang Yudhoyono beserta rombongan, Jumat (27/10) pukul 07.00 WIB bertolak menuju Shanghai, China. Keberangkatan Presiden beserta rombongan dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Boeing 737 - 400 milik Garuda dari Lanud Halim Perdana Kusuma ini dilepas Menko Polhukam Widodo AS, Panglima TNI Djoko Suyanto, Kapolri Sutanto, serta Wagub DKI Jakarta, Fauzi Bowo.

Presiden akan melakukan kunjungan kerja ke China dalam rangka menghadiri Indonesia China Energy Forum di Shanghai pada tanggal 27 – 29 Oktober 2006. Selama di Shanghai, SBY dijadwalkan akan meninjau Indonesia Exhibition Center, yaitu pameran yang diikuti oleh 75 perusahaan Indonesia yang bergerak di bidang agrobisnis, kelautan, handycraft, pertambangan, dan lain-lain.

Tanggal 28 Oktober, Presiden akan menjadi keynote speaker pada acara pembukaan Indonesia China Energy Forum II, dan menyaksikan penandatanganan agreement atau kontrak antara perusahaan China dengan perusahaan Indonesia di bidang energi. "Beliau juga akan melakukan peninjauan lapangan ke Shanghai Garbage Power Plan, yaitu sebuah perusahaan yang mengubah sampah menjadi energi,” tutur Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal sebelum berangkat mengikuti rombongan Presiden.

Setelah itu, SBY akan melanjutkan perjalanannya ke Guilin. Selama di sana, SBY akan melakukan kunjungan ke beberapa objek yang sudah diatur oleh pemerintah setempat.

Kunjungan kerja akan dilanjutkan dengan menghadiri KTT Peringatan 15 tahun Hubungan ASEAN dan China, tanggal 30 Oktober 2006. Dalam acara tersebut, Presiden SBY akan menandatangani Joint Statement of ASEAN and China Commemorative Summit. Keesokan harinya, tanggal 31 Oktober, Presiden akan membuka pameran 3rd ASEAN China Expo, untuk selanjutnya terbang kembali ke tanah air pada hari yang sama.

Dalam kunjungannya ke China ini Presiden antara lain didampingi Menlu Hassan Wirajuda, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, Seskab Sudi Silalahi, Kepala BPN Djoyo Winoto, Kepala BKPN Muhammad Luthfi, Ketua KADIN, MS Hidayat, Ketua DPP Partai Golkar Marzuki Darusman, dua Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng dan Dino Patti Djalal serta Karumga Istana, Ahmad Rusdi. (mit)