Berita Utama

SBY Membuka ICEF II di Shanghai

Ajak Pengusaha Cina Kerjasama Bidang Energi

Shanghai: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak pengusaha Cina melakukan kerjasama mengembangkan energi dan pertambangan, saat membuka Indonesia-China Energy Forum (ICEF) II, di convention hall Xi Jiao State Guest House, Shanghai, Sabtu (28/10) pagi.

“Sangat senang melihat Cina sekarang tidak hanyha tertarik di sektor energi, tetapi juga pertambangan dan mineral. Indonesia dikaruniai sumber daya pertambangan dan mineral. Saya berharap perusahaan-perusahaan Cina akan berinvestasi di sektor Ini,” kata Presiden.

Hadir pada acara pembukaan ICEF II ini Wakil PM Cina Huang Zu dan para pengusaha dari Indonesia dan Cina. ICEF II yang merupakan kelanjutan dari ICEF I di Bali, bertemakan “Revitalisazing The Mutual Cooperation in The Energy Sector” dengan focus pada peningkatan kerjasama bagi pengembangan minyak dan gas, batu bara, pembangkit listrik dan green energy (biofuel) antara Indonesia dan China.

Presiden SBY mengatakan, untuk kedua negara, keamanan energi adalah kunci sebuah kemajuan dan kemakmuran. Usai memberikan sambutan, Presiden dan Huang Zu menyaksikan penandatanganan kerjasama antara Menteri ESDM Purnomo Yusgihantoro dengan pimpinan National Development and Reform Commision (NDRC) RRC.

Selain itu, di tempat yang sama, Presiden SBYmenyempat diri melakukan one on one meeting dengan pengusaha Cina, antara lain pimpinan China National Offshore Oil Corporation (CNOOC), Petrochina, PT. Sumber Gas Sakti Prima, dan PT. Bayan Resources. Keseluruhan pertemuan itu, memakan waktu kurang lebih 1 jam.

Selanjutnya Presiden SBY kembali ke tempat menginap di Hong Qiao State Guest House untuk kembali bersiap-siap mengunjungi Shanghai Pudong City Heat Energy. Lokasi ini merupakan pengelolaha sampah modern yang langsung bisa dijadikan energi listrik. (win)