Berita Utama
Senin, 30 Oktober 2006, 08:37:21 WIB
Andi Mallarangeng
Tidak Ada Overlapping UKP3KR dengan Kementerian
Nanning: Unit Kerja Presiden untuk Pengelolaan Program Kebijakan dan Reformasi (UKP3KR) merupakan perangkat Presiden untuk membantu Presiden memastikan bahwa kebijakan pemerintah berjalan dengan baik sampai level birokrasi paling bawah. Jadi, tidak ada overlapping dengan wewenang departemen-departemen. Juru Bicara Presiden, Andi A. Mallarangeng menjelaskan hal itu menjawab pertanyaan wartawan Indonesia mengenai banyaknya pertanyaan di masyarakat soal kehadiran UKP3R yang dipimpin Marsilam Simandjuntak, di Vila 17 Hotel Lin Juan, Nanning, RRC, Senin (30/10) pagi.“Unit Kerja Reformasi ini adalah perangkat Presiden untuk membantu Presiden menjalankan fungsinya secara baik. Tidak ada overlapping dengan tugas menteri-menteri atau kementerian,” Andi menegaskan. “Para menteri membantu Presiden merumuskan kebijakan dan menjalankan pemerintahan. Sementara unit kerja ini adalah perangkat Presiden, membantu Presiden untuk meyakinkan bahwa kebijakan-kebijakan Presiden dilaksanakan sampai level birokrasi paling bawah.”
Tugas UKP3KR, lanjut Andi, selain melakukan pemantauan mengenai pelaksanaan kebijakan-kebijakan Presiden, juga meng-empower kementrerian-kementerian. “Unit ini membantu mereka jika ada yang dibutuhkan, misalnya memperlancar jika ada bottle neck, deadlock, dan sebagainya dalam pelaksanaan kebijakan Presiden,” ujar Andi.
UKP3KR tidak punya kewenangan eksekutif, mereka melapor hasil pantauannya kepada Presiden. “Jika diminta oleh menteri, bisa saja unit kerja ini memberi bantuan atau masukan, apalagi jika hal itu bersifat lintas departemen. Karena itu unit kerja ini berkoordinasi dengan Menko Perekonomian,” Andi menambahkan.
Mungkin karena merupakan sesuatu yang baru, masyarakat bertanya-tanya mengenai kehadiran UKP3KR ini. Tapi di beberapa negara, unit semacam ini bukan hal asing. Di Inggris, misalnya, ada yang namanya Prime Minister Delivery Unit, perangkat Perdana Menteri yang berada di Kantor Perdana Menteri dan bertugas membantu PM. Di dalam sistem presidensial di AS juga ada unit-unit semacam ini, yang intinya untuk membantu Presiden menjalankan fungsinya secara baik.
Seperti diketahui, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Rapat Terbatas, Kamis (26/10) lalu, membentuk UKP3R yang dipimpin Marsilam Simandjuntak. Dalam menjalankan tugasnya, Marsilam dibantu dua deputi. Tugas pokok dan fungsi UKP3KR adalah melakukan perbaikan di bidang iklim usaha investasi, melaksanakan reformasi administrasi pemerintahan, meningkatkan kinerja BUMN, melakukan perluasan peran usaha kecil dan menengah serta perbaikan penegakan hukum secara menyeluruh. (har)



