Berita Utama

Presiden pada ASEAN-China Summit

Hubungan dengan Cina Harus Atas Dasar Kesetaraan

Nanning: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mencatat bahwa kedekatan hubungan ASEAN-Cina dalam beberapa tahun terakhir sebagai suatu perkembangan terpenting di kawasan. “Beliau menekankan bahwa satu aspek penting dalam kedekatan hubungan kedua pihak adalah hubungan ini menitikberatkan pada aspek soft power, hubungan non militer,” kata Dino Patti Djalal kepada wartawan usai mendampingi Presiden menghadiri The Commemorative Summit ASEAN-China, di Hotel Li Yuan, Nanning, Senin (30/10) petang.

Menurut Dino, dalam pertemuan tersebut Presiden memberikan beberapa gagasan yang perlu dilakukan untuk meningkatkan bobot dari hubungan strategis ASEAN-Cina. Misalnya, hubungan kedua belah pihak harus terus dipertahankan atas dasar kesetaraan dan dapat menjawab isu-isu yang relevan dan aktual.”Hubungan ini juga harus dapat dirasakan langsung oleh rakyat masing-masing negara ASEAN dan Cina,” ujar Dino.

Menjawab soal pentingnya summit ini, Dino menegaskan ada dua poin penting. Pertama, jika dilihat 30-40 tahun ke belakang, hubungan Cina dengan kawasan banyak diwarnai friksi dan konflik. Misalnya dengan Kamboja dan Vietnam. Kawasan Asia Tenggara lebih menjadi ajang konflik dari kepentingan negara-negara besar dalam konteks Perang Dingin.

“Dengan perbandingan seperti itu, adanya deklarasi kemitraan strategis melalui commemorative summit ini, kita melihat betapa kontrasnya perubahan hubungan China-ASEAN. Tidak lagi ada konflik,” kata Dino. Walaupun ada potensi konflik di laut Cina Selatan, tapi masih terkendali dan tidak menjadi hambatan.

Dampak penting kedua, beberapa tahun terakhir muncul fenomena baru dalam dunia internasional, yaitu apa yang dinamakan peaceful rise of China, tampilnya Cina sebagai kekuatan baru regional dan internasional. “Dengan adanya commemorative summit yang melahirkan joint statement mengenai perlunya enhanced atau perluasan kemitraan strategis Cina-ASEAN, kita menciptakan suatu arah yang lebih jelas mengenai dampak peaceful rise of China itu bagi Asia Tenggara. Tampilnya Cina kita harapkan memberikan dampak positif bagi Asia Tenggara dan diwarnai suatu kemitraan yang konkret, komprehensif, bukan hanya bagi Cina dan ASEAN tapi juga bagi kawasan secara menyeluruh,” Dino menambahkan. (har)