Berita Utama
Selasa, 31 Oktober 2006, 16:13:31 WIB
Presiden Kembali ke Jakarta
Nanning: Tari-tarian tradisional Cina yang dibawakan sekitar 30-an anak-anak di Bandar Udara Wuxu, Nanning, mengiringi kepulangan Presiden dan Ibu Negara beserta rombongan, Selasa (31/10) sekitar 14.15 waktu setempat. Dubes Indonesia untuk Republik Rakyat Cina (RRC), Sudrajat, mengantar Presiden dan rombongan sampai landasan pesawat. Usai sudah kunjungan kerja Presiden selama lima hari, sejak Jumat (27/10) lalu, di RRC.Sebelum meninggalkan Nanning, pagi hari Presiden SBY mengadakan breakfast meeting di Hotel Li Yuan dengan sekitar 20 pengusaha Indonesia yang memiliki bisnis di Indonesia maupun Cina. Sesudah itu, Presiden menghadiri pembukaan The 3rd China-ASEAN Expo dan The 3rd China-ASEAN Business Summit. Kedua acara terakhir ini merupakan satu rangkaian dengan kegiatan Commemorative Summit Marking the 15th Anniversary of ASEAN-China Dialogue Relations.
Kegiatan summit maupun pameran ini diikuti 10 negara ASEAN dan Cina. Ke-10 negara ASEAN itu adalah Indonesia, Filipina, Brunei Darussalam, Singapura, Malaysia, Thailand, Laos, Myanmar, Kamboja, dan Vietnam. Dalam The 3rd China-ASEAN Expo, Indonesia menampilkan, antara lain, hasil-hasil kerajinan dari Papua dan Jawa Tengah.
Ketika menghadiri pameran, Presiden dan Ibu Ani Bambang Yudhoyono berkeliling ke paviliun Indonesia. Kepada para perajin yang mengikuti pameran tersebut, Presiden berpesan untuk selalu meningkatkan kualitas produknya agar bisa bersaing di pasar regional. Ikut mendampingi Presiden, antara lain, Menlu Hassan Wirajuda, Mendag Mari E. Pangestu, Seskab Sudi Silalahi, anggota DPR Tosari Wijaya dan Marzuki Darusman, Kepala BPN Joyo Winoto, Kepala BKPM M.Lutfi, Ketua Kadin MS Hidayat, Gubernur Papua Barnabas Suebu serta Gubernur Jateng Mardiyanto.
Usai mengikuti kedua acara tersebut, Presiden sebenarnya direncanakan mengadakan keterangan pers di Hotel Li Yuan mengenai hasil kunjungan kerja selama lima hari di tiga kota di RRC, yakni Shanghai, Guilin, dan Nanning. Tapi karena jadwal begitu padat, konferensi pers akhirnya diadakan setiba di Landasan Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, sekitar pukul 21.00 WIB. (har)



