Berita Utama
Rabu, 8 November 2006, 13:00:31 WIB
Presiden Hadiri Jambore Nasional AICINDA
Presiden SBY didampingi Ibu Ani menyerahkan penghargaan kepada mereka yang dianggap mendukung program AIMDAMAI, pada acara pembukaan Jambore Nasional AICINDA di Gelora Bung Karno, Rabu (8/11) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
AICINDA yang diikuti anak - anak usia prasekolah dan sekolah dasar yang 60-70% dari keluarga kurang mampu ini diselenggarakan bersama oleh Yayasan Amal Bhakti Ibu (YABI), Kongres Wanita Indonesia (KOWANI), Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Kwarnas Pramuka serta Ikatan Guru TK Indonesia.
Acara berskala nasional ini dibuka dengan laporan dari Ketua Koordinasi JamNas A. Sulastri Murpratomo. "Kegiatan JamNas yang diadakan mencakup kegiatan menyanyi dan menari oleh anak-anak usia 4-6 tahun, menggambar oleh anak-anak usia 7-9 tahun dan diskusi oleh anak-anak usia 10-13 tahun dengan tema kerukunan antar umat beragama, etnis dan suku serta status sosial ekonomi, tolong menolong dan cinta tanah air," katanya. Tujuan acara yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda ini adalah untuk meningkatkan rasa persatuan bangsa, rasa cinta damai, serta menggugah kepedulian masyarakat luas terhadap pembangunan budaya damai.
Kemudian diserahkan penghargaan kepada 7 orang yang dianggap punya komitmen dan dukungan terhadap program - program AIMDAMAI, masing-masing Gubernur Sulsel Amir Syam, Gubernur Jateng Mardiyanto, Gubernur Jatim Imam Utomo, Gubernur Bali Dewa Beratha, Gubernur DKI Sutiyoso, Pembina Yayasan Amal Bhakti Sulsel, H.Fachruddin, serta mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri, yang tidak bisa hadir untuk menerima penghargaan.
Deklarasi Pernyataan Perdamaian dibacakan 2 orang perwakilan anak , Nadia Amanda dari SD Dian Harapan Makassar dan Amirsyah dari SD Plumpang 5 Jakarta Utara.
Menko Kesra Aburizal Bakrie dalam sambuatnnya berharap acara ini dapat memantapkan jiwa satu nusa satu bangsa, dengan meningkatkan pendidikan dalam masyarakat. Sementara Presiden SBY dalam sambutannya mengajak seluruh anak-anak untuk saling tolong menolong dan menjaga kerukunan serta menjaga lingkungan di sekitar kita.
Acara dihadiri sekitar 6000 siswa TK, SD, Madrasah/Ibtidaiyah, Panti Asuhan dan Pesantren se DKI Jakarta, serta guru pendamping. Tampak hadir pula Menpora Adhyaksa Dault, Seskab Sudi Silalahi, Menteri Pemberdayaan Wanita Meutia Hatta, Mensos Bachtiar Chamsyah, Ketua MK Jimly Asshidique serta dua Juru Bicara Kepresidenan, Andi Mallarangeng dan Dino Patti Djalal dan Karumga Ahmad Rusdi. Acara ditutup dengan pembacaan doa bersama oleh anak-anak perwakilan dari 6 agama di Indonesia, yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha serta Konghuchu. (win/mit)



