Berita Utama
Kamis, 9 November 2006, 11:08:33 WIB
Presiden Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional
Para ahli waris dan keluarga saat menerima gelar Pahlawan Nasional, di Istana Negara, Kamis (9/11) pagi. (foto: haryanto/presidensby.info)
Berdasarkan Keputusan Presiden RI No : 085/TK/Tahun 2006 tanggal 3 Nopember 2006, Presiden SBY menetapkan untuk menganugerahkan Gelar Pahlawan Nasional disertai piagam dan tanda kehormatan kepada:
Gelar Pahlawan disertai Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Adipurna:
1.Alm. Pangeran Mangkubumi/Sultan Hamengku Buwono I, DI. Yogyakarta.
Gelar Pahlawan disertai Tanda Kehormatan Bintang Maha Putra Adipradana:
2.Alm. K.H. Noer Ali, Jawa Barat.
3.Alm. R.M. Tirto Adhi Soerjo, Jawa Barat.
4.Alm. H. Pajonga Daeng Ngalie Karaeng Polongbangkeng, Sulawesi Selatan.
5.Alm. Opu Daeng Risadju, Sulawesi Selatan.
6.Alm. Andi Sultan Daeng Radja, Sulawesi Selatan.
7.Alm. Izaak Huru Doko, Nusa Tenggara Timur.
Gelar Pahlawan Nasional:
8.Alm. DR. Mr. H. Teuku Moehammad Hassan, Nanggroe Aceh Darussalam.
Tanda Kehormatan Bintang Jasa Utama:
9.Alm. K.H. Muhammad Isa Anshary
Sebelum menganugerahkan tanda kehormatan kepada ahli waris dan wakil keluarga, Presiden SBY memimpin mengheningkan cipta. “Marilah kita menundukkan kepala sejenak untuk mengenang dan mendoakan arwah para pahlawan yang telah bejasa untuk nusa dan bangsa. Dan kita yang ditinggalkan, dapat terus melanjutkan perjuangan mereka,” ujar Presiden.
Acara ditutup dengan doa yang dipimpin Menteri Agama Maftuh Basyuni, kemudian dilanjutkan ramah tamah dengan keluarga pejuang. Hadir dalam acara ini antara lain Menko Polhukkam Widodo A.S., Menhan Juwono Sudarsono, KSAD Jenderal Djoko Soetanto, KSAL Laksamana TNI Slamet Soebijanto, dan KSAU Marsekal TNI Herman Suyitno. (osa)



