Berita Utama

Presiden Hadiri Kongres Nasional Pembangunan Manusia Indonesia

Presiden SBY menyerahkan penghargaan kepada daerah yang memiliki peringkat indeks pembangunan tertinggi dan penghargaan untuk daerah atas prakarsa pembangunan manusia Indonesia, pada Kongres Nasional Pembangunan Manusia Indonesia 2006 di Hotel Mellenium,
Presiden SBY menyerahkan penghargaan kepada daerah yang memiliki peringkat indeks pembangunan tertinggi dan penghargaan untuk daerah atas prakarsa pembangunan manusia Indonesia, pada Kongres Nasional Pembangunan Manusia Indonesia 2006 di Hotel Mellenium,
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menghadiri Kongres Nasional Pembangunan Manusia Indonesia 2006 di Grand Ballroom Hotel Millenium, Jumat (10/11) siang. Kongres yang mengambil tema "Membangun Manusia Indonesia yang Sehat, Berilmu, Sejahtera dan Berbudi Pekerti Luhur” ini diselenggarakan Kementerian Koordinasi Bidang Kesejahteraan Rakyat RI dan didukung Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan RI.

Menko Kesra Aburizal Bakrie dalam sambutannya antara lain menjelaskan, tujuan diadakannya kongres ini adalah untuk menegaskan kembali bahwa keberhasilan pembangunan nasional tidak saja diukur dalam bentuk pencapaian ekonomi semata, akan tetapi juga dalam bentuk pencapaian kualitas hidup manusia Indonesia yang lebih tinggi dan berkelanjutan. "Pembangunan ekonomi hanya sebagai instrumen untuk mencapai cita-cita pembangunan manusia seutuhnya," kata Aburizal.

Kongres ini adalah puncak dari lima kongres sebelumnya yang diadakan di Jakarta, Manado, Palembang, Pontianak, dan Denpasar. "Dalam kongres ini, kita berusaha untuk menyatukan persepsi, cara pandang dan pola pikir yang kondusif terhadap perubahan paradigmatik ke arah pembanguan manusia Indonesia seutuhnya," lanjut Aburizal.

Pada kesempatan itu, Presiden SBY menyerahkan penghargaan bagi daerah yang memiliki peringkat indeks pembangunan tertinggi, yaitu DKI Jakarta dan Kabupaten Sleman - DI. Yogyakarta serta penghargaan untuk daerah atas prakarsa pembangunan manusia Indonesia, yaitu Provinsi Sulawesi Selatan, Provinsi Kalimantan Tengah, Kota Blitar – Jawa Timur, Kota Payakumbuh – Sumatera Barat, Kabupaten Nabire – Papua, dan Kabupaten Toba Samosir – Sumatera Utara.

Sementara itu, Presiden SBY dalam arahannya mengatakan, pembangunan manusia Indonesia inilah yang menjadi tujuan akhir dari pembangunan yang dilakukan pemerintah. "Keberhasilan pembangunan tidak semata-mata diukur dari pencapaian indikator ekonomi akan tetapi juga akan sangat ditentukan oleh ukuran-ukuran keberhasilan pembangunan manusia itu," kata Presiden di hadapan lebih kurang seribu undangan. "Pembangunan manusia Indonesia yang kita cita-citakan adalah pembangunan yang mampu membangun manusia yang seimbang dalam kehidupan ekonomi, sosial, dan budaya," lanjutnya.

Selain perwakilan organisasi di seluruh Indonesia dan para Duta Besar negara sahabat, hadir pula para Gubernur, Walikota dan 360 Bupati dari seluruh Indonesia. (osa)