Berita Utama
Rabu, 15 November 2006, 11:02:27 WIB
Presiden Tiba di Bandara Juanda Surabaya
Presiden SBY dan Ibu Negara tiba di bandara Juanda disambut Gubernur Jatim Imam Utomo, Rabu (15/11) pagi. (foto: a.tohir/presidensby.info)
Bandara Juanda, dibangun sejak tahun 1959 dan pengoperasiannya diresmikan tanggal 12 Agustus 1964 dengan nama Pangkalan Udara TNI-AL Juanda, oleh Presiden pertama RI, Bung Karno. Sejak tahun 1984, berdasarkan PP Nomor 30 tahun 1984, pengelolaan Juanda oleh Departemen Pertahanan diserahkan kepada Dirjen Perhubungan Udara, Dephub, yang kemudian dikelola oleh PT Angkasa Pura I.
Terminal bandara Juanda yang diresmikan Presiden SBY pagi ini dibangun dengan dana bantuan dari JBIC (Japan Bank for International Cooperation) yang terdiri dari biaya konstruksi sebesar 25, 2 milyar Yen dan Rp 260 milyar, sedang biaya untuk konsultan 2,2 milyar Yen dan Rp 19 , 9 milyar. Pelaksanaan pembangunan terminal dikerjakan selama 54 bulan, terdiri dari terminal penumpang seluas 51.500 M2, ruang administrasi 5.300 M2, menara kontrol dengan ketinggian 57 M, serta fasilitas-fasilitas lainnya.
Bandara Juanda memiliki runway sepanjang 3.000 M, saat ini bisa didarati pesawat berbadan lebar seperti Boeing 747, dan memiliki apron (tempat parkir pesawat) seluas 148 ribu M2 yang mampu menampung 18 pesawat berbagai ukuran. Dengan memiliki terminal baru, Bandara Juanda yang jaraknya dari pusat kota Surabaya sekitar 15 Km ini ini diharapkan mampu menampung 6 juta penumpang setiap tahunnya, dengan cargo sebesar 120 ribu ton tiap tahun.
Presiden SBY beserta rombongan, seusai mendarat langsung menuju ke VIP Room yang juga yang baru dibangun, disambut antara lain oleh Gubernur Jatim Imam Utomo, Muspida Jatim, Bupati Sidoarjo Win Hendrarso, serta Walikota Surabaya Bambang DH., Seusai peresmian yang ditandai dengan penekanan tombol di di bawah tenda yang didirikan di areal parkir dengan disaksikan sekitar 1.000 undangan, Presiden SBY dan Ibu Ani kemudian melakukan peninjauan.



