Berita Utama
Kamis, 16 November 2006, 13:26:20 WIB
Dino Patti Djalal
Palestina Akan Jadi Topik Bahasan SBY-Bush
Jakarta: Agenda yang akan dibicarakan dalam pertemuan antara Presiden SBY dan Presiden George W.Bush pada 20 November mendatang di Istana Bogor, tidak hanya bilateral. Tetapi juga akan membicarakan masalah-masalah internasional, terutama mengenai Palestina. Demikian disampaikan oleh Juru Bicara Presiden Dino Patti Djalal kepada wartawan di Kantor Presiden, usai mendampingi Presiden SBY menerima Tim Microsoft, Kamis (16/11)."Selain lima agenda, masalah internasional, masalah Timur Tengah juga akan dibicarakan. Karena situasi di sana semakin pelik. Juga karena prospek perdamaian di Palestina masih belum jelas. Kita akan memberi masukan dan membahas situasi di sana dengan Presiden Bush, karena Amerika Serikat merupakan salah satu dari kuartet yang memajukan road map to peace di Palestina. Jadi agendanya tidak hanya bilateral," kata Dino.
Dino juga menjelaskan bahwa Indonesia mendukung berdirinya negara Palestina yang berdaulat. "Itu inti dari kita, dan kita menyambut baik perubahan sikap Amerika Serikat yang mendukung merdeka negara Palestina yag berdaulat," Dino menambahkan.
Menurut Dino, masalahnya sekarang adalah mengenai time table yang dulu pernah disebutkan bahwa AS akan mendukung pembentukan negara Palestina itu pada tahun 2005. "Kita tahu sendiri sampai sekarang belum terjadi. Jadi sekarang posisi Indonesia untuk sesegera mungkin masalah time table itu diperhatikan agar pembentukan negara Palestina tidak terlalu lama diundur. Presiden menganggap bahwa Palestina itu sebagai induk dari segala permasalahan. Sehingga kalau ini diselesaikan, masalah di Palestina dan Timur Tengah akan diselesaikan," ujar Dino. (nnf)



