Berita Utama
Jumat, 17 November 2006, 15:45:22 WIB
Menghadiri Sidang Ke-14 APEC
Rombongan Presiden Tiba di Hanoi
Hanoi, Vietnam: Pesawat Kepresidenan milik Garuda jenis Boeing 737-500 yang membawa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara beserta rombongan, mendarat mulus di Bandara Internasional Noi Bai, Hanoi, tepat pukul 15.15 WIB. Tidak ada perbedaan waktu antara Hanoi dan Jakarta. Presiden SBY berada di Hanoi, ibukota Vietnam untuk menghadiri Sidang Para Pemimpin Ekonomi Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) ke-14 pada 17-19 November 2006.Rombongan Presiden disambut Menlu Hassan Wirajuda, Menteri Perdagangan Mari E. Pangestu, Dubes RI untuk Republik Sosialis Vietnam Artauli Tobing, dan beberapa staf KBRI. Di dalam rombongan tampak antara lain, Menko Perekonomian Boediono, Mensesneg Yusril Ihza Mahendra, Kepala BKPM M. Lutfi, Sesmil Bambang Sutedjo, Ketua KADINn M.S.Hidayat, serta dua Jubir Kepresidenan, Dino Patti Djalal dan Andi Mallarangeng.
Setibanya di Hanoi, rombongan Presiden langsung menuju Hotel Horison di kawasan Cath Linh Street, tempat rombongan menginap selama berada di Vietnam. Selain rombongan Presiden SBY, di Hotel Horison ini menginap pula rombongan resmi PM Malaysia dan Chinese Taipei atau Taiwan.
Ini adalah pertama kalinya Vietnam mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah bagi pertemuan para pemimpin APEC. Suasana APEC 2006 sangat terasa, mulai dari spanduk-spanduk yang di pasang di kawasan bandara dan sepanjang jalan, untuk menyambut kedatangan para delegasi APEC. Rangkaian bunga berwarna-warni yang membentuk kata APEC juga digelar di sepanjang jalan di kota Hanoi. Untuk para delegasi APEC 2006, panitia menyiapkan 40 hotel dengan lebih dari 5200 kamar.
Kerjasama Ekonomi APEC adalah forum kerjasama ekonomi yang terbuka, informal, tidak mengikat, dan tetap berada dalam koridor disiplin WTO, serta berbagai perjanjian internasional. Forum ini dibentuk tahun 1989 di Canberra, Australia. Keanggotaan APEC terdiri dari 21 anggota ekonomi yaitu Australia, Brunei Darussalam, Kanada, Cili, Republik Rakyat Cina, Hongkong-Cina, Indonesia, Jepang, Republik Korea, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Papua New Guinea, Filipina, Singapura,Taiwan-Cina Taipe, Thailand, Amerika Serikat, Peru, Rusia, dan Vietnam. (osa)



