Berita Utama

AS Dukung Indonesia Berantas Korupsi

Presiden SBY dan Presiden Bush, di Istana Bogor, Senin (20/11) petang. (foto: anung/presidensby.info)
Presiden SBY dan Presiden Bush, di Istana Bogor, Senin (20/11) petang. (foto: anung/presidensby.info)
Bogor: Presiden Bush menyatakan dukungannya atas program pemerintah Indonesia dalam melawan korupsi dan reformasi ekonomi. Hal itu dinyatakannya di hadapan ratusan wartawan berbagai media dari Indonesia maupun media internasional dalam keterangan pers bersama dengan Presiden SBY di Istana Bogor, senin petang (20/11)

“ Kami mendukung reformasi di negara anda, dan saya mengucapkan terimakasih atas kepemimpinan Presiden ( SBY ) atas masalah – masalah yang penting ini. Presiden Indonesia memahami bahwa reformasi ekonomi dan perlawanan terhadap korupsi serta investasi akan membantu negara yang penting ini untuk berhasil, “ kata Presiden Bush.

Bush juga menyampaikan ucapan selamatnya kepada Presiden SBY atas ditandatanganinya persetujuan dengan Millenium Challenge Corporation senilai 55 juta dollar AS untuk mendukung pemerintah Indonesia dalam program anti korupsi dan program – program ekonomi strategis lainnya. Presiden Bush juga menyatakan dukungannya atas pengembangan bio fuel yang sedang dilakukan oleh pemerintah Indonesia. “ Amerika berkomitmen untuk membantu Indonesia dalam bidang teknologi untuk pengembangan bio fuel di Indonesia, “ kata Bush.

Dukungan dan ucapan selamat juga disampaikan Presiden Bush atas terpilihnya Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, dan menyatakan keinginan untuk bisa bekerjasama dengan baik untuk berbagai isu internasional, seperti Korea Utara, Irak, dan Timur tengah.

Presiden Bush menilai proses demokrasi di Indonesia mengalami perkembangan yang baik. “ Demokrasi di Indonesia berjalan dengan baik, bisa dilihat dengan pemilu yang terbuka dan fair, “ kata Bush sambil menunjuk pada Presiden SBY sebagai Presiden hasil pilihan rakyat melalui pemilu langsung. Bush pun mengaku bahwa proses transformasi di Amerika Serikat pun tidak berjalan mulus. “ Kalau Anda mempelajari sejarah Amerika, Anda pun akan mengetahui bahwa proses demokrasi di Amerika pun memerlukan kerja keras, “kata Bush.(nnf)