Berita Utama
Rabu, 22 November 2006, 13:00:44 WIB
SBY Buka Pameran Pertahanan yang Diikuti 37 Negara
Presiden SBY didampingi Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto memperhatikan model pesawat Sukhoi pada Pameran Pertahanan di Kemayoran, Jakarta, Rabu (22/11) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
Juwono Sudarsono dalam laporannnya mengatakan, pameran pertahanan ini selain menampilkan teknologi bidang pertahanan, juga dilakukan persentase dari peserta pameran mengenai produk mereka, serta implementasinya untuk menambah wawasan. Selain itu juga diadakan seminar membahas isu-isu keamanan. “Pameran pertahanan pertama dilakukan 2004. Untuk pameran kedua tahun 2006 ini mengalami kemajuan, khususnya jumlah peserta dan negara yang berpartisipasi. Pameran ini diharapkan menjadi ajang media komunikasi dan informasi yang efektif bagi semua pihak untuk memahami perkembangan teknologi persenjataan yang dikembangkan industri pertahanan di dunia. diharapkan juga sebagai sarana bagi industriawan untuk melakukan transaksi bisnis,” kata Juwono Sudarsono.
Sementara itu, Presiden SBY dalam sambutannya antara lain berharap agar pameran ini dijadikan ajang mengembangkan inspirasi, selanjutnya mengembangkan kerjasama yang konstruktif antara Indonesia dengan negara – negara sahabat, dan industri pertahanan yang mengambil bagian dalam kegiatan ini. "Tema pameran dan tema seminar yaitu Maritime Security: Challenges and Prospects For Regional Cooperation saya anggap penting dan relevan. Mengapa? Karena semua negara di dunia ini tentu memiliki kewajiban dan tanggung jawab keamanan dan perdamaian dunia, sebagaimana yang termaktub dalam piagam PBB. Kita juga ingin agar keadaan nasional masing – masing negara di kawasan ini dapat kita pelihara agar tetap stabil dan aman," kata Presiden.
Usai memberikan sambutan dan membuka pameran, Presiden SBY melakukan peninjauan ke beberapa stand peserta, mulai dari peralatan dapur umum untuk para pasukan, peralatan teknologi komunikasi, senjata ringan hingga senjata berat, mobil militer, tank, kapal laut tempur, sampai pesawat tempur.
Hadir pada acara pembukaan pameran pertahanan ini antara lain Menko Polhukam Widodo A.S., Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono, Menteri BUMN Sugiharto, Menpan Taufik Effendi, Menbudpar Jero Wacik, Menteri PU Djoko Kirmanto, Meneg Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar, Seskab Sudi Silalahi, Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto, Kapolri Sutanto, dan juru bicara Presiden Andi A. Mallarangeng.
Pameran Internasional Industri Pertahanana yang kedua ini, berlangsung mulai tanggal 23 s/d 25 November 2006. Beberapa peserta antara lain Sukhoi, Daewoo, Bae Systems, Roll-Royce, PINDAD, Fincantieri, Indadi Setia, Arsenal, Brahmos, Sentra Surya Eka Jaya, Kazan, Kuantan Utama, LG Aviation , Airod. Beberapa negara yang membuka pavilion antara lain Jerman, Polandia, Ceko, Perancis, India, Indonesia, Belanda, Singapura, Malaysia, Rusia, dan Korea Selatan. (win)



