Berita Utama

SBY Terima Gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Keio, Tokyo

Rektor Universitas Keio, Yuichiro Anzai menyerahkan piagam Doktor HC kepada Presiden SBY, di kampus Universitas Keio, Tokyo, Senin (27/11) siang. (foto: a.tohir/presidensby/info)
Rektor Universitas Keio, Yuichiro Anzai menyerahkan piagam Doktor HC kepada Presiden SBY, di kampus Universitas Keio, Tokyo, Senin (27/11) siang. (foto: a.tohir/presidensby/info)
Tokyo: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari Senin (27/11) siang menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Keio, Tokyo, Jepang. Penganugerahan gelar kehormatan itu dilakukan dalam suatu upacara resmi di hadapan pimpinan dan para profesor perguruan tinggi tua itu, di kampus yang berada di tengah kota Tokyo.

Presiden, didampingi Ibu Ani masuk ke gedung Mita Enzetsu Kan ( Public Speaking Hall) yang dibangun pada abad XVIII, tepat pukul 14.30 waktu setempat (12.30 WIB), diiringi paduan suara yang menyanyikan hymne Universitas Keio. Hadirin yang jumlahnya sekitar 250 orang melakukan standing ovation.

Diantara hadirin terdapat beberapa rektor PTN yang ikut dalam rombongan Presiden, yaitu Usman Chatib Warsa (UI), Djoko Santoso (ITB), Sofyan Effendi (UGM), Ahmad Ansori Mattjik (IPB), Mohamad Nuh (ITS), Idrus Andi Paturusi (Universitas Hasanuddin), Musliar Kasim (Universitas Andalas) serta mantan Rektor Universitas Diponegooro, Muladi, yang kini Gubernur Lemhanas.

Upacara diawali dengan sambutan Dekan Fakultas Managamen Kebijakan universitas Keio, Tomoyuki Kojima. Dalam sambutannya, Kojima selain meyebutkan biografi SBY juga mengatakan bahwa SBY terpilih menjadi Presiden RI pada saat Indonesia menghadapi masa-masa sulit akibat krisis ekonomi yang menerpa Indonesia sejak tahun 1997. “Susilo Bambang Yudhoyono membawa bangsa dan negara menjadi lebih stabil, dengan empat pilar yang dibawanya yaitu lebih tenang dan damai, lebih adil, lebih makmur dan lebih berdemokrasi,” kata Kojima.

“Karena kontribusinya yang besar dalam membawa kestabilan politik dan ekonomi negaranya, serta menjadi figur pemimpin yang menonjol di kawasan Asia Timur dan mempunyai andil dalam mempererat hubungan Jepang dan Indonesia, maka Universitas Keio melalui Fakultas Managemen Kebijakan memberi gelar kehormatan Doktor Honoris Causa bidang Pemerintahan dan Media kepada Susilo Bambang Yudhoyono.
Usai Kojima memberi sambutan, Rektor Universitas Keio, Yuichiro Anzai menyerahkan sertifikat kepada SBY.

Dalam pidato penganugerahannya, SBY antara lain mengatakan bahwa dirinya sudah lama mendengar dan tahu keberadaan Universitas Keio yang amat terkenal reputasi akademiknya, yang banyak menghasilkan pemimpin-pemimpin Jepang. “Saya amat bangga bisa hadir di sini. Saya juga merasa terhormat luar biasa mendapat gelar kehormatan dari Universitas ini dalam bidang Media dan Pemerintah, meskipun saya tidak mempunyai seorang wartawan dan saya bukanlah editor suatu media,” kata SBY.

Usai acara penghanugerahan gelar, SBY dan Ibu Ani kemudian diajak ke ruang rektorat, untuk meninjau perpustakaan yang sudah ada sejak universitas ini berdiri, serta beramah-atamah sambil minum the Jepang. (nas)