Berita Utama
Sabtu, 2 Desember 2006, 16:00:54 WIB
SBY Transit di Doha, Qatar
Semangati Atlit Asian Games
Doha: Dalam penerbangan dari Moskow kembali ke tanah air, Sabtu (2/12) pagi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Ibu Negara beseta rombongan menyempatkan diri transit di Doha, Qatar, untuk memberi semangat pada para atlit yang sedang mengikuti Asian Games ke XV di Doha.Pesawat kepresidenan Airbus 300 yang ditumpangi Presiden mendarat di Bandara Internasional Doha pukul 06.00 waktu setempat (10.00 WIB), setelah terbang hampir 6 dari Moskow, Rusia. Di bandara Doha, Presiden dan Ibu Ani langsung menuju ruang tunggu keemiratan, dimana sudah menunggu Dubes Indonesia untuk Qatar, Abdul Wahid Maktub, Ketua Umum KONI Agum Gumelar, Sekjen KONI Rita Subowo, para official kontingen, serta beberapa atlit.
“Sebenarnya pesawat kepresidenan akan transit di Dubai, Uni Emirat Arab. Tetapi Presiden ingin bertemu dengan altit yang sedang berlaga di Asian Games, maka dipilihlah transit di Doha. Sayangnya waktu Presiden sangat terbatas, sementara pertandingan baru diadakan siang dan sore hari. Jadi di sinilah Presiden bertemu dengan official dan atlit,” kata Jubir Presiden, Andi Mallarangeng,
Presiden berharap dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia, baik yang berada di Indonesia maupun luar Indonesia, agar prestasi para atlit kita menggembirakan, dan lagu Indonesia Raya bisa berkumandang di Doha, kata Andi kepada wartawan, di ruang tunggu keemiratan Bandara Doha, Sabtu (2/12) pagi.
Agum Gumelar, Ketua Umum KONI menambahkan, dalam pertemuan yang hanya sekitar 1 jam ini, Presiden menyatakan dukungan baik kepada atlit maupun para official. “Tetapi pada intinya Presiden menganjurkan agar para atlit jangan sampai merasa terbebani, walaupun harus tetap melakukan perjuangan yang tinggi untuk mencapai prestasi,” kata Agum.
Presiden, lanjut Agum, juga memberikan gambaran agar di masa mendatang, pembinaan untuk olah raga prestasi di tanah air harus dilakukan lebih konfrehensif. “Saya kira semua sangat setuju dan harus berupaya untuk melakukan itu,” tambahnya.
“Presiden tadi juga bertanya di cabang apa saja atlit-atlit kita punya peluang untuk memperoleh medali. Saya katakan bahwa kita tetap berharap pada cabang bulutangkis, juga karate, bowling, voli pantai dan layar. Harapan yang lainnya, sesuai dengan ketentuan saat kita melakukan seleksi atlit, kita bisa duduk di empat besar. Tapi namanaya juga olahraga, minimal kita berharap prestasi kita tidak lebih buruk dari prestasi empat tahun lalu,” kata Agum.
Usai bertemu atlit dan official kontingen Asian Games Doha, Presiden dan rombongan segera kembali ke pesawat, untuk selanjutnya terbang menuju ke tanah air, setelah melakukan kunjungan kenegaraan ke Jepang dan Rusia. (nas)
.



