Berita Utama

Piala Presiden Diraih Para Petarung Jabar

SBY Tutup Kejurnas Ke-XI Tarung Derajat

Presiden SBY menyerahkan Piala Presiden kepada pimpinan kontingen Jabar, juara umum pada Kejurnas ke XI Tarung Derajat, di Gelora Senayan, Minggu (3/12) sore. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY menyerahkan Piala Presiden kepada pimpinan kontingen Jabar, juara umum pada Kejurnas ke XI Tarung Derajat, di Gelora Senayan, Minggu (3/12) sore. (foto: abror/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Minggu (3/12) sore menutup Kejurnas Ke-XI Tarung Derajat, yang memperebutkan Piala Presiden, di Istora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Didampingi Meneg Pemuda dan Olahrara Adhyaksa Dault dan Ketua Umum PB Tarung Derajat, M.S Ka`ban, SBY juga menyerahkan Piala Presiden kepada kontingen Jawa Barat yang meraih juara umum Kejurnas dengan memperoleh 6 medali emas, 1 perak dan 2 perunggu.

Olahraga Tarung Derajat adalah olahraga bela diri yang dahulu dikenal dengan nama boxer, dikembangkan Guru Haji Achmad Dradjat.

Presiden dalam amanatnya saat menutup Kejurnas Tarung Derajat ini antara lain mengatakan bahwa olahraga sangat penting bagi suatu bangsa. “Karena itu, mari kita tingkatkan prestasi olahraga kita, semua cabang olahraga. Kalau di Sea Games di Filipina yang lalu kita di urutan nomor lima, maka ke depan kita tidak boleh nomor lima lagi, tetapi harus naik nomor empat, nomor tiga, nomor dua, abahkan harus jadi nomor satu,” kata Presiden disambut gemuruh seluruh kontingen.

Prestasi itu, kata Presiden selanjutnya, bisa dicapai kalau seluruh rakyat Indonesia bangkit. “Tetapi untuk bangkit, tidak boleh hanya bergantung pada KONI atau Kementerian Pemuda dan Olahraga saja. Karena semua itu adalah tanggungjawab kita semua, juga tanggungjawab para pemimpin di seluruh Indonesia, “ tambah SBY.

Menurut Presiden, bela diri adalah olahraga yang sangat penting. Bagi petarung, ia punya kewajiban membela dirinya sendiri kejahatan. “Setelah mampu membela dirinya sendiri, lantas lindungi masyarakat dari kejahatan. Tugas bagi yang kuat untuk melindungi yang lemah. Oleh karena itu, disamping sebagai olahraga, kepada keluarga besar Tarung Derajat saya serukan untuk melindungi masyarakat dari segala jenis kejahatan,” tandas Presiden.

Tingkatkan prestasi dan kembangkan terus cabang olahraga tarung derajat ini. Dalam suatu kejuaraan, lakukan dengan semangat yang tinggi, dengan tehnik yang baik, patuhi aturan main dengan sprotif. “Hormati yang menang, hormati pula yang kalah, karena semua adalah keluarga besar yang bertanding dengan penuh persahabatan dan dengan jiwa ksatria,” lanjutnya.

Kita ingin, kata Presiden lagi, menjadi bangsa yang maju. Ada empat syarat bagi bangsa yang ingin maju. Pertama, akhlak dan kepribadian harus baik. Disamping itu juga harus ulet, bersemangat, berdisiplin, pantang menyerah dan tangguh. Syarat kedua adalah sehat jasmani dan rohani. Badan dan rohani yang sehat bisa ditempuh melalui olahraga. Ketiga adalah pandai dan cerdas. Ini bisa dicapai dengan terus belajar dan bersekolah. “Syarat terakhir, kita semua harus rukun antara yang satu dengan yang lain. Bersatu, rukun, kompak, tidak boleh saling bermusuhan. Kalau bangsa kita memiliki empat syarat itu, maka bangsa kita akan menjadi bangsa yang maju. Sanggupkan kita menjadi bangsa yang maju?” Tanya SBY. “Sanggup,” jawab semuanya.

Sebelum menutup Kejurnas ke XI Tarung Derajat ini, Presiden beserta para undangan menyaksikan dua pertarungan partai final untuk kelas 49 Kg, antara Asep Junaidi (Kaltim) melawan Fernando (Jambi ) yang dimenangkan Asep, dan final untuk kelas 61-70 Kg. antara Asri (Riau) dan Ahzan Zainal (Sumbar) yang dimenangkan Ahzan. Kedua partai berlangsung ketat dan menarik.

Presiden dan semua undangan serta seluruh kontingen sempat tertawa ketika tanpa direncanakan muncul seorang anak masih balita dengan pakaian petarung, yang tiba-tiba masuk ke arena dan berlari kea rah SBY. Sambil tertawa SBY menyambut anak itu dan mengangkatnya. Tidak hanya itu. Anak itu kemudian kembali ke tengah arena, bertarung dengan seorang anak yang lebih besar, suasanapun jadi gerrrr…

Hadir pula pada penutupan Kejurnas Ke-XI Tarung Derajat ini antara lain Mendagri M.Ma`ruf, Seskab Sudi Silalahi dan Panglima TNI Djoko Suyanto. (/nnf)