Berita Utama
Kamis, 7 Desember 2006, 12:00:12 WIB
SBY Hadiri HUT Dharma Wanita Persatuan
Presiden SBY dan Ibu Ani menghampiri para remaja pemain musik angklung, pada HUT ke 7 Dharma Wanita Persatuan, di TMII, Jakarta, Kamis (7/12) pagi. (foto: haryanto/presidensby.info)
Dalam sambutannya, Presiden SBY mengajak keluarga besar DWP untuk melakukan refleksi dan intropeksi menuju ke kinerja yang lebih baik dimasa akan datang. Karena menurut Presiden, pada saat reformasi muncul wacana soal apakah Dharma Wanita masih diperlukan dan masih relevan? “Perlu tidaknya eksistensi DWP dipertahankan dan dilanjutkan, tentulah terpulang ke DWP sendiri sebagai organisasi benar- benar memberikan dan membawa manfaat bagi anggota, bagi masyarakat luas, dan tentunya bagi bangsa dan negara,” kata Presiden.
Sebelumnya, Ketua DWP Nila F Moeloek mengatakan, posisi perempuan secara kodrati mengandung anak, dan secara intuisi dia bertanggung jawab untuk memelihara dan mengantar generasi ke masa depan. "Perempuan dan laki- laki memiliki perbedaan yang mendasar, tetapi juga memiliki persamaan. Keduanya mutlak menjalankan tugas dalam kehidupan keluarga dan masyarakat secara bekerjasama dan terpadu untuk menjadikan manusia yang berkualitas,” katanya.
Acara HUT ke 7 DWP kali ini bertemakan “Melalui HUT DWP Kita Bersatu dan Bekerja untuk Meningkatkan Kualitas Hidup”, dihadiri sekitar 1.700 undangan, diantara para pengurus DPW yang datang dari seluruh Indonesia. Usai memberikan sambutan, Presiden dan Ibu menyaksikan kesenian antara lain musik angklung, tarian tradisional serta tampilan penyanyi Nazar KDI. (win)



