Berita Utama
Jumat, 8 Desember 2006, 16:02:14 WIB
Presiden Buka Silaknas - ICMI
Presiden SBY bersama Ketua Dewan Kehormatan ICMI, BJ Habibie dan Ketua DPD Ginanjar Kartasasmita, sebelum pembukaan Silaknas ICMI di Istana Negara Jumat (8/12) siang. (foto: abror/presidensby.info)
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran dan diikuti dengan laporan singkat Ketua Presidium ICMI Marwah Daud. Dalam laporannya, Marwah Daud antara lain mengatakan bahwa dibanding mengikuti permasalahan-permasalahan aktual yang berkembang silih berganti, ICMI lebih cenderung fokus membaca dan menganalisa masalah mendasar yang dihadapi rakyat Indonesia, yaitu mengatasi pengangguran dan kemiskinan.
Persoalan di Indonesia sangat kompleks, kait-mengait dengan dimensi yang amat beragam. Menyadari betapa kompleks dan tidak ringannya permasalahan yang dihadapi negeri ini, Presiden mengucapkan terimakasih kepada ICMI yang setiap saat datang dengan solusi dan jalan keluar, meskipun tidak semuanya dapat berjalan. Setelah dua tahun mengemban amanah sebagai Presiden, Presiden SBY menyadari bahwa pembangunan itu adalah never ending goal.
“Membangun sebuah bangsa menuju masa depan yang makmur dan sejahtera adalah proses besar yang memerlukan kerja keras berlanjut dari seluruh komponen bangsa,” lanjut Presiden dihadapan lebih kurang 200 undangan. Hadir dalam Silaknas ICMI 2006, antara lain, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menko Perekonomian Boediono, Ketua DPD Ginandjar Kartasasmita, Ketua MK Jimly Asshiddiqie, Seskab Sudi Silalahi dan Jubir Kepresidenan Andi Mallarangeng. Acara ditutup dengan doa bersama agar Silaknas ICMI tahun 2006 dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan sesuatu yang berguna bagi bangsa Indonesia. (osa)



