Berita Utama

Laksanakan Pilkada dengan Demokratis

Presiden SBY pada  acara Zikir dan Tasyakur Terwujudnya Aceh Damai,  di Masjid Istiqlal Jakarta, Sabtu (9/12) pagi. (foto: haryanto/presidensby.info)
Presiden SBY pada acara Zikir dan Tasyakur Terwujudnya Aceh Damai, di Masjid Istiqlal Jakarta, Sabtu (9/12) pagi. (foto: haryanto/presidensby.info)
Jakarta: “Laksanakan pemilihan kepala daerah dengan jujur, tertib, demokratis, dan penuh persaudaraan. Jangan robek dan ganggu suasana ketenangan, ketenteraman, dan keamanan yang sudah baik di Aceh,“ kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada bagian lain sambutannya dalam acara Zikir dan Tasyakur Terwujudnya Aceh Damai dan silaturahmi Idul Fitri 1427 H bersama masyarakat Aceh serantau yang bermukim di Jakarta, Sabtu (9/12) pagi, di Masjid Istiqlal.

“Salurkan suara saudara-saudara dengan baik. Kompetisi telah dilakukan, oleh karena itu saya berharap, kompetisi itu betul-betul berjalan secara, jujur, ksatria, dan tetap dengan penuh persudaraan,” Presiden menambahkan. SBY juga berpesan kepada mereka yang nanti terpilih dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) untuk menyadari bahwa kekuasaan pada hakikatnya adalah ujian, cobaan, dan tugas maha berat yang harus dijalani. ”Memimpin masyarakat, memimpin daerah, tidak semudah yang dibayangkan, sama dengan yang saya lakukan memimpin bangsa dan negara,” kata Presiden SBY.

“Karena semuanya itu ujian, cobaan dan tugas yang berat namum mulia, maka dalam pemilihan kepala daerah ini pun, lewati ujian itu dengan benar, jujur, damai, tertib, dan ksatria. Apabila sudah terpilih maka siap-siap hadapi ujian kedua, mengemban tugas yang luar biasa. Masyarakat ingin terbangunnya Aceh lebih maju lagi. Tetapi saya yakin banyak masalah yang dihadapi di Aceh, baik itu permasalahan sosial, ekonomi, budaya, dan lain-lain, yang memerlukan kerja keras, ketekunan, dan kebersamaan. Di sini pemimpin harus bisa menjawab dan melaksanakannya,” SBY mengingatkan.

Pelaksanaan kampanye Pilkada di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) berakhir kemarin (7/12). Saat ini memasuki masa minggu tenang. Pilkada NAD sendiri dimulai tanggal 11 Desember 2006. Tak kurang dari 15 kabupaten/kota melakukan pemilihan kepala daerah, selain pemilihan Gubernur NAD, secara serentak. (win)